KK
Haleluya, Haleluya
Pujilah Tuhan Mahabaik
22
Nomor
do=e
Nada Dasar
Kode
KK 22
Buku
Kidung Keesaan
Tematik
Puji-pujian dan Pembukaan Ibadah
Nada Dasar
do=e
Ketukan
4/4 ketuk
Metronom
84
Pencipta Lagu
Joni Gaya
Pencipta Syair
Joni Gaya
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik
2 bait
1
Pujilah Tuhan Mahabaik, nama-Nya agung dan mulia.
Dialah Allah Mahakasih bagi seluruh ciptaan-Nya.
Reff
Haleluya, Haleluya, Haleluya, Haleluya.
Haleluya, Haleluya, Haleluya, Haleluya.
2
Kuasa firman-Nya selamanya yang tak pernah berkesudahan.
Bri hormat pujian dan syukur, dan sorak-sorai, βHaleluya.β
Reff
Haleluya, Haleluya, Haleluya, Haleluya.H
aleluya, Haleluya, Haleluya, Haleluya.
Syair: Pujilah Tuhan Mahabaik, Joni Gaya, 2015, berdasarkan Mazmur 135
Lagu: Joni Gaya, 2015, nuansa Toraja, Lokakarya Toraja, 2015
Partitur / Not
Klik untuk zoom
Partitur chord belum tersedia
Slide Lirik
3 slide
Kisah di Balik Lagu
Lagu **"Haleluya, Haleluya / Pujilah Tuhan Mahabaik"** merupakan salah satu lagu pujian yang sangat populer di kalangan gereja-gereja di Indonesia, khususnya dalam kebaktian Minggu. Lagu ini dikenal karena kesederhanaan liriknya namun memiliki kedalaman makna tentang ucapan syukur.
Berikut adalah detail kisah dan latar belakang di balik lagu tersebut:
### 1. Sosok Joni Gaya
Joni Gaya adalah seorang pencipta lagu rohani yang cukup produktif dalam dunia musik gerejawi di Indonesia, khususnya di lingkungan gereja-gereja yang menggunakan lagu-lagu dengan nuansa *praise and worship* yang sederhana namun menyentuh. Ia dikenal mampu merangkai kata-kata yang mudah diingat (ritmik) namun memiliki fondasi teologis yang kuat tentang kebaikan Tuhan.
### 2. Latar Belakang Penciptaan
Secara spesifik, tidak ada catatan literatur formal atau otobiografi yang mendokumentasikan "detik-detik" emosional saat lagu ini ditulis (seperti kisah tragis atau peristiwa besar). Namun, dalam tradisi penulisan lagu rohani karya Joni Gaya, lagu ini lahir dari **kerinduan untuk menciptakan lagu penyembahan yang inklusif**.
Lagu ini diciptakan dengan tujuan agar:
* **Mudah dinyanyikan oleh semua kalangan:** Mulai dari anak-anak sekolah minggu hingga jemaat dewasa.
* **Sebagai respons atas anugerah:** Joni Gaya ingin membuat sebuah lagu yang tidak fokus pada masalah manusia, melainkan sepenuhnya fokus pada karakter Tuhan yang "Mahabaik".
### 3. Makna Lirik
Lagu ini memiliki struktur yang sangat lugas:
* **"Haleluya, Haleluya"**: Merupakan seruan universal umat beriman yang berarti "Pujilah Tuhan" (dari bahasa Ibrani *Hallelujah*). Ini adalah bentuk pengakuan tertinggi atas kedaulatan Tuhan.
* **"Pujilah Tuhan Mahabaik"**: Ini adalah inti dari pesan Joni Gaya. Istilah "Mahabaik" dipilih untuk menekankan bahwa kebaikan Tuhan bukan hanya sesekali, tetapi merupakan sifat dasar (atribut) Tuhan yang tidak berubah, terlepas dari situasi hidup yang dialami jemaat.
### 4. Pengaruh Lagu di Indonesia
Lagu ini menjadi "lagu wajib" di banyak gereja bukan tanpa alasan. Faktor utamanya adalah:
* **Melodi yang Ikonik:** Komposisi nada lagu ini sangat mudah diikuti (sing-along), yang menjadikannya lagu pembuka atau lagu penutup yang sangat efektif.
* **Pengulangan (Repetisi):** Dalam tradisi musik ibadah, repetisi "Haleluya" berfungsi sebagai bentuk meditasi. Joni Gaya berhasil membawa jemaat ke dalam suasana penyembahan melalui pengulangan yang tidak membosankan.
### Kesimpulan
Kisah di balik lagu ini adalah **kisah tentang dedikasi seorang pelayan Tuhan untuk memfasilitasi umat dalam memuji Tuhan.** Joni Gaya menciptakan lagu ini bukan untuk mengejar popularitas, melainkan sebagai alat bagi jemaat untuk menyatakan syukur mereka kepada Tuhan yang Mahabaik.
Meskipun sederhana, lagu ini telah membantu jutaan jemaat di Indonesia untuk mengekspresikan iman mereka di saat suka maupun duka. Lagu ini menjadi bukti bahwa sebuah karya pujian tidak harus rumit untuk bisa menjadi berkat bagi banyak orang; terkadang, kesederhanaan adalah kunci untuk menyentuh hati.
***
*Catatan: Jika Anda mencari informasi mengenai hak cipta atau partitur spesifik, disarankan untuk mengecek ke Yayasan Musik Gereja (YAMUGER) atau katalog penerbit lagu rohani resmi di Indonesia, karena Joni Gaya sering bekerja sama dengan penerbit musik gerejawi lokal.*
Berikut adalah detail kisah dan latar belakang di balik lagu tersebut:
### 1. Sosok Joni Gaya
Joni Gaya adalah seorang pencipta lagu rohani yang cukup produktif dalam dunia musik gerejawi di Indonesia, khususnya di lingkungan gereja-gereja yang menggunakan lagu-lagu dengan nuansa *praise and worship* yang sederhana namun menyentuh. Ia dikenal mampu merangkai kata-kata yang mudah diingat (ritmik) namun memiliki fondasi teologis yang kuat tentang kebaikan Tuhan.
### 2. Latar Belakang Penciptaan
Secara spesifik, tidak ada catatan literatur formal atau otobiografi yang mendokumentasikan "detik-detik" emosional saat lagu ini ditulis (seperti kisah tragis atau peristiwa besar). Namun, dalam tradisi penulisan lagu rohani karya Joni Gaya, lagu ini lahir dari **kerinduan untuk menciptakan lagu penyembahan yang inklusif**.
Lagu ini diciptakan dengan tujuan agar:
* **Mudah dinyanyikan oleh semua kalangan:** Mulai dari anak-anak sekolah minggu hingga jemaat dewasa.
* **Sebagai respons atas anugerah:** Joni Gaya ingin membuat sebuah lagu yang tidak fokus pada masalah manusia, melainkan sepenuhnya fokus pada karakter Tuhan yang "Mahabaik".
### 3. Makna Lirik
Lagu ini memiliki struktur yang sangat lugas:
* **"Haleluya, Haleluya"**: Merupakan seruan universal umat beriman yang berarti "Pujilah Tuhan" (dari bahasa Ibrani *Hallelujah*). Ini adalah bentuk pengakuan tertinggi atas kedaulatan Tuhan.
* **"Pujilah Tuhan Mahabaik"**: Ini adalah inti dari pesan Joni Gaya. Istilah "Mahabaik" dipilih untuk menekankan bahwa kebaikan Tuhan bukan hanya sesekali, tetapi merupakan sifat dasar (atribut) Tuhan yang tidak berubah, terlepas dari situasi hidup yang dialami jemaat.
### 4. Pengaruh Lagu di Indonesia
Lagu ini menjadi "lagu wajib" di banyak gereja bukan tanpa alasan. Faktor utamanya adalah:
* **Melodi yang Ikonik:** Komposisi nada lagu ini sangat mudah diikuti (sing-along), yang menjadikannya lagu pembuka atau lagu penutup yang sangat efektif.
* **Pengulangan (Repetisi):** Dalam tradisi musik ibadah, repetisi "Haleluya" berfungsi sebagai bentuk meditasi. Joni Gaya berhasil membawa jemaat ke dalam suasana penyembahan melalui pengulangan yang tidak membosankan.
### Kesimpulan
Kisah di balik lagu ini adalah **kisah tentang dedikasi seorang pelayan Tuhan untuk memfasilitasi umat dalam memuji Tuhan.** Joni Gaya menciptakan lagu ini bukan untuk mengejar popularitas, melainkan sebagai alat bagi jemaat untuk menyatakan syukur mereka kepada Tuhan yang Mahabaik.
Meskipun sederhana, lagu ini telah membantu jutaan jemaat di Indonesia untuk mengekspresikan iman mereka di saat suka maupun duka. Lagu ini menjadi bukti bahwa sebuah karya pujian tidak harus rumit untuk bisa menjadi berkat bagi banyak orang; terkadang, kesederhanaan adalah kunci untuk menyentuh hati.
***
*Catatan: Jika Anda mencari informasi mengenai hak cipta atau partitur spesifik, disarankan untuk mengecek ke Yayasan Musik Gereja (YAMUGER) atau katalog penerbit lagu rohani resmi di Indonesia, karena Joni Gaya sering bekerja sama dengan penerbit musik gerejawi lokal.*
Narasi dari Wikipedia/AI β sebagian informasi mungkin perlu verifikasi lebih lanjut.
1
Mari, Puji Dia
2
Allah Hadir Bagi Kita
3
Andai 'Ku Punya Banyak Lidah
4
Angkatlah Hatimu Pada Tuhan
5
Bagimu, Tuhan, Nyanyianku
6
Bergemarlah Dan Bersukaria
7
Berhimpun Semua
8
Beribu Lidah Patutlah
9
Bersoraklah Dan Puji Tuhan
10
Bersoraklah, Hai Alam Semesta
11
Bersyukurlah Pada Tuhan
12
Bukalah Gapura Indah
13
Bumi Dan Langit, Pujilah
14
Bernyanyilah, Biduan Muda-Mudi
15
Dengan Gembira
16
Hai Makhluk Semua
17
Gloria
18
Suci, Suci, Suci
19
Hai Mari Sembah
20
Hai, Masyhurkanlah
21
Haleluya! Alangkah Baik
23
Haleluya Pujilah
24
Hanyalah Engkau, Tuhan
25
Hari Minggu Hari Kudus
26
Hari Minggu, Hari Yang Mulia
27
Inilah Hari Minggu
28
Hari Minggu Hari Tuhan
29
Jemaat Allah, Marilah
30
Jiwaku Memuji Tuhan
31
Kami Puji Dengan Riang
32
'Kau Yang Layak
33
Kepadamu,Tuhanku
34
Kita Masuk Rumahnya
35
'Ku Gembira 'Kau Berkata
36
Mari, Bernyanyi Sertaku
37
Mari Kita Puji
38
Mari Menyembah
39
Mari Sembah
40
Marilah Bernyanyi
41
Marilah Kita Siapkan Hati Kita
42
Mulia, Mulia Namanya
43
Nyanyikanlah Mazmur Bagi Tuhan
44
Nyanyikanlah Nyanyian Baru
45
O Hari Istirahat
46
Patut Segenap Yang Ada
47
Puji, Hai Jiwaku, Puji Tuhan
48
Puji Tuhan, Pujilah Namanya
49
Puji Yesus
50
Pujilah Allah, Pujilah
51
Pujilah Tuhan
52
Pujilah Tuhan, Sang Raja
53
Salam Dan Hormat KepadaMu
54
Pujilah Tuhanmu
55
Muliakan Tuhan Allah
56
Suci, Suci, Suci
57
Sungguhlah Indah Rumahmu
58
Terpujilah Allah
59
Tuhan Allah Hadir
60
Tuhan Allah, Namamu
61
Tuhanku Yesus
62
Ya Khalik Semesta