KPPK
Hai, Malaikat dari Sorga
Angels from the Realms of Glory
92
Nomor
Kode
KPPK 92
Buku
Kidung Puji-Pujian Kristen
Tematik
Yesus Kristus - Kelahiran Yesus
Metronom
0
Cross Ref.
MK 32, KJ 97, NKI 39, NP 46
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik
4 bait
1
Hai, malaikat dari sorga, mengunjungi dunia,
bawa kabar penuh suka. Juruslamat lahirlah.
Mari datang, dan menyembah
Yesus Kristus Sang Raja.
2
Hai, gembala yang menjaga, dombamu di Efrata,
Allah beserta manusia, mari menyaksikannya.
3
Hai, majus dari timur, negrimu tingggalkanlah,
cari dan sembah Sang Raja, ikut sinar bintang-Nya.
4
Hai, kaum saleh yang menunggu, dengan hati sepenuh,
tiba tilikan Allahmu, dalam Putra-Nya kudus.
Partitur / Not
Klik untuk zoom
Partitur chord belum tersedia
Slide Lirik
4 slide
Kisah di Balik Lagu
Lagu **"Angels, from the Realms of Glory"** (dalam bahasa Indonesia sering diterjemahkan menjadi **"Hai Malaikat dari Surga"**) adalah salah satu kidung Natal yang paling megah dan penuh sukacita. Kisah di balik lagu ini melibatkan dua tokoh penting dari abad ke-19: seorang penyair yang berdedikasi dan seorang komponis yang ahli.
Berikut adalah detail kisah di balik lagu tersebut:
### 1. Sang Penulis Lirik: James Montgomery (1816)
Lirik lagu ini ditulis oleh **James Montgomery** (1771β1854), seorang penyair asal Inggris. Kisah hidupnya cukup dramatis: ia lahir dari orang tua misionaris Moravia yang meninggal di Hindia Barat (Karibia) saat ia masih kecil. Montgomery tumbuh besar di sekolah asrama dan sempat mengalami masa-masa sulit, bahkan pernah dipenjara dua kali karena tulisannya yang dianggap kritis terhadap pemerintah saat itu.
Namun, ia kemudian menemukan kedamaian dalam iman Kristen dan menjadi seorang editor surat kabar serta penulis lagu rohani yang sangat produktif.
Pada **24 Desember 1816**, Montgomery menerbitkan sebuah puisi di surat kabarnya, *The Sheffield Iris*. Puisi tersebut ia beri judul *"Nativity"* (Kelahiran). Ia ingin menciptakan sebuah lagu yang merangkum seluruh kisah Natalβmulai dari para malaikat, para gembala, orang Majus, hingga seluruh ciptaanβdan mengundang mereka semua untuk memuliakan Yesus.
Liriknya dirancang untuk menjadi sebuah undangan universal:
* Malaikat diundang memuji.
* Gembala diundang meninggalkan kawanan domba untuk melihat Sang Bayi.
* Orang Majus diundang membawa persembahan.
* Orang berdosa dan orang percaya diundang untuk sujud menyembah.
### 2. Sang Komponis: Henry Thomas Smart (1867)
Selama beberapa dekade, lirik karya Montgomery dinyanyikan dengan berbagai irama yang berbeda. Namun, melodi yang kita kenal sekarangβyang dikenal dengan nama nada **"Regent Square"**βditulis oleh **Henry Thomas Smart** pada tahun 1867.
Henry Thomas Smart adalah seorang organis dan komponis berbakat asal London. Ironisnya, Smart adalah seorang tunanetra (buta) pada masa akhir hidupnya, namun hal itu tidak menghalangi kreativitasnya. Ia diminta untuk menulis nada baru untuk lirik Montgomery guna diterbitkan dalam kumpulan nyanyian gereja *Psalms and Hymns for Divine Worship*.
Nama "Regent Square" sendiri diambil dari nama gereja tempat Smart melayani sebagai organis, yaitu *Regent Square Presbyterian Church* di London. Melodi yang diciptakan Smart sangat megah, bersemangat, dan memiliki ritme yang sangat cocok dengan tema pujian surgawi yang tertulis dalam lirik Montgomery.
### 3. Makna di Balik Lagu
"Angels, from the Realms of Glory" dianggap sebagai lagu "undangan" Natal. Jika lagu Natal lain seperti *Silent Night* bersifat kontemplatif dan tenang, lagu ini justru bersifat **proklamasi atau deklarasi**.
Poin-poin penting dalam liriknya:
* **Hierarki Surgawi:** Lagu ini memulai dengan pemandangan surgawi (malaikat), lalu turun ke bumi (gembala dan Majus).
* **Inkarnasi:** Liriknya menekankan bahwa Allah yang tak terbatas telah datang ke dalam keterbatasan manusia.
* **Respons Umat:** Bagian refrain (yang ditambahkan kemudian oleh penyusun buku nyanyian gereja) merupakan inti dari seluruh lagu: *"Sembah sujudlah, sembah sujudlah, sujudlah pada Kristus, Raja yang mulia!"*
### Warisan
Kombinasi antara lirik James Montgomery yang puitis dan teologis dengan melodi "Regent Square" karya Henry Smart telah menjadikan lagu ini salah satu kidung Natal paling ikonik di dunia. Sejak pertama kali dipadukan pada tahun 1867, lagu ini hampir tidak pernah absen dalam perayaan Natal di seluruh dunia, dinyanyikan dalam berbagai bahasa, termasuk bahasa Indonesia, sebagai seruan untuk merayakan kedatangan Sang Mesias.
Berikut adalah detail kisah di balik lagu tersebut:
### 1. Sang Penulis Lirik: James Montgomery (1816)
Lirik lagu ini ditulis oleh **James Montgomery** (1771β1854), seorang penyair asal Inggris. Kisah hidupnya cukup dramatis: ia lahir dari orang tua misionaris Moravia yang meninggal di Hindia Barat (Karibia) saat ia masih kecil. Montgomery tumbuh besar di sekolah asrama dan sempat mengalami masa-masa sulit, bahkan pernah dipenjara dua kali karena tulisannya yang dianggap kritis terhadap pemerintah saat itu.
Namun, ia kemudian menemukan kedamaian dalam iman Kristen dan menjadi seorang editor surat kabar serta penulis lagu rohani yang sangat produktif.
Pada **24 Desember 1816**, Montgomery menerbitkan sebuah puisi di surat kabarnya, *The Sheffield Iris*. Puisi tersebut ia beri judul *"Nativity"* (Kelahiran). Ia ingin menciptakan sebuah lagu yang merangkum seluruh kisah Natalβmulai dari para malaikat, para gembala, orang Majus, hingga seluruh ciptaanβdan mengundang mereka semua untuk memuliakan Yesus.
Liriknya dirancang untuk menjadi sebuah undangan universal:
* Malaikat diundang memuji.
* Gembala diundang meninggalkan kawanan domba untuk melihat Sang Bayi.
* Orang Majus diundang membawa persembahan.
* Orang berdosa dan orang percaya diundang untuk sujud menyembah.
### 2. Sang Komponis: Henry Thomas Smart (1867)
Selama beberapa dekade, lirik karya Montgomery dinyanyikan dengan berbagai irama yang berbeda. Namun, melodi yang kita kenal sekarangβyang dikenal dengan nama nada **"Regent Square"**βditulis oleh **Henry Thomas Smart** pada tahun 1867.
Henry Thomas Smart adalah seorang organis dan komponis berbakat asal London. Ironisnya, Smart adalah seorang tunanetra (buta) pada masa akhir hidupnya, namun hal itu tidak menghalangi kreativitasnya. Ia diminta untuk menulis nada baru untuk lirik Montgomery guna diterbitkan dalam kumpulan nyanyian gereja *Psalms and Hymns for Divine Worship*.
Nama "Regent Square" sendiri diambil dari nama gereja tempat Smart melayani sebagai organis, yaitu *Regent Square Presbyterian Church* di London. Melodi yang diciptakan Smart sangat megah, bersemangat, dan memiliki ritme yang sangat cocok dengan tema pujian surgawi yang tertulis dalam lirik Montgomery.
### 3. Makna di Balik Lagu
"Angels, from the Realms of Glory" dianggap sebagai lagu "undangan" Natal. Jika lagu Natal lain seperti *Silent Night* bersifat kontemplatif dan tenang, lagu ini justru bersifat **proklamasi atau deklarasi**.
Poin-poin penting dalam liriknya:
* **Hierarki Surgawi:** Lagu ini memulai dengan pemandangan surgawi (malaikat), lalu turun ke bumi (gembala dan Majus).
* **Inkarnasi:** Liriknya menekankan bahwa Allah yang tak terbatas telah datang ke dalam keterbatasan manusia.
* **Respons Umat:** Bagian refrain (yang ditambahkan kemudian oleh penyusun buku nyanyian gereja) merupakan inti dari seluruh lagu: *"Sembah sujudlah, sembah sujudlah, sujudlah pada Kristus, Raja yang mulia!"*
### Warisan
Kombinasi antara lirik James Montgomery yang puitis dan teologis dengan melodi "Regent Square" karya Henry Smart telah menjadikan lagu ini salah satu kidung Natal paling ikonik di dunia. Sejak pertama kali dipadukan pada tahun 1867, lagu ini hampir tidak pernah absen dalam perayaan Natal di seluruh dunia, dinyanyikan dalam berbagai bahasa, termasuk bahasa Indonesia, sebagai seruan untuk merayakan kedatangan Sang Mesias.
Narasi dari Wikipedia/AI β sebagian informasi mungkin perlu verifikasi lebih lanjut.
Cross Reference
MK 32, KJ 97, NKI 39, NP 46
97
Hai Malaikat Dari Sorga
32
Hai malaikat dari sorga
39
Hai Malaikat Dari Surga
46
Hai Malaikat dari Surga
86
O, Datang Imanuel
87
Betapa Besar Girangnya
88
Dunia Gemar dan Soraklah
89
Kau Telah Tinggalkan Sorga Mulia
90
Dengar Malaikat Nyanyi
91
Dengar Malak Memuji
93
Hai Bangkitlah! Sambut Hari Mulia
94
Di Dalam Palungan - I
95
Di Dalam Palungan - II
96
Tuhanku di Palungan
97
Siapa yang di Palungan
98
Siapakah Bayi yang Tertidur
99
Bayi Kudus, Bayi Lembut
100
Kota Kecil Betlehem
101
Dahulu di Kota Daud
102
Tidur Lelap Bethlehem
103
Kami Majus dari Timur
104
Lahirnya Seorang Raja
105
Di Malam Sunyi Nan Cerah
106
Beritakanlah Di Gunung
107
Berita Natal Yang Pertama
108
Hai, Mari Berhimpun
109
Mari Tuturkan Kisah Yesus
110
Aku Tak Tahu
111
Bunyi Bel
112
O Malam Kudus
113
Malam Kudus
114
Imanuel
115
Gembala Menjaga Dombanya
116
Kasih Penebusan
117
Nama Yang Terindah
118
Yesus Mencariku