KJ
Hai Malaikat Dari Sorga
Angels from the Realms of Glory
97
Nomor
Kode
KJ 97
Buku
Kidung Jemaat
Tematik
Kelahiran Yesus dan Masa Natal
Metronom
0
Cross Ref.
MK 32, NKI 39, NP 46, KPPK 92
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik
5 bait
1
Hai malaikat dari sorga, sayapmu bentangkanlah;
nyanyi di seluruh dunia: lahir Kristus, Rajanya!
Sudah lahir Kristus Raja, mari sujud menyembah!
2
Hai gembala yang menjaga dombamu di efrata,
Allah beserta manusia; mari menyaksikannya!
Sudah lahir Kristus Raja, mari sujud menyembah!
3
Hai Majusi dari Timur, karyamu tinggalkanlah;
carilah Harapan Dunia, ikut sinar bintangNya!
Sudah lahir Kristus Raja, mari sujud menyembah!
4
Hai kaum saleh yang menunggu dalam dunia yang resah,
lihat, Allahmu sendiri turun dalam PutraNya!
Sudah lahir Kristus Raja, mari sujud menyembah!
5
Langit, bumi, mari ikut muliakanlah terus
Khalik, Penebus, Pembaru: Bapa, Putra, Roh Kudus!
Sudah lahir Kristus Raja, mari sujud menyembah!
Partitur / Not
Klik untuk zoom
Partitur chord belum tersedia
Slide Lirik
5 slide
Kisah di Balik Lagu
Lagu **"Angels, from the Realms of Glory"** (dalam bahasa Indonesia sering diterjemahkan menjadi **"Hai Malaikat dari Surga"**) adalah salah satu kidung Natal yang paling megah dan penuh sukacita. Kisah di balik lagu ini melibatkan dua tokoh penting dari abad ke-19: seorang penyair yang berdedikasi dan seorang komponis yang ahli.
Berikut adalah detail kisah di balik lagu tersebut:
### 1. Sang Penulis Lirik: James Montgomery (1816)
Lirik lagu ini ditulis oleh **James Montgomery** (1771β1854), seorang penyair asal Inggris. Kisah hidupnya cukup dramatis: ia lahir dari orang tua misionaris Moravia yang meninggal di Hindia Barat (Karibia) saat ia masih kecil. Montgomery tumbuh besar di sekolah asrama dan sempat mengalami masa-masa sulit, bahkan pernah dipenjara dua kali karena tulisannya yang dianggap kritis terhadap pemerintah saat itu.
Namun, ia kemudian menemukan kedamaian dalam iman Kristen dan menjadi seorang editor surat kabar serta penulis lagu rohani yang sangat produktif.
Pada **24 Desember 1816**, Montgomery menerbitkan sebuah puisi di surat kabarnya, *The Sheffield Iris*. Puisi tersebut ia beri judul *"Nativity"* (Kelahiran). Ia ingin menciptakan sebuah lagu yang merangkum seluruh kisah Natalβmulai dari para malaikat, para gembala, orang Majus, hingga seluruh ciptaanβdan mengundang mereka semua untuk memuliakan Yesus.
Liriknya dirancang untuk menjadi sebuah undangan universal:
* Malaikat diundang memuji.
* Gembala diundang meninggalkan kawanan domba untuk melihat Sang Bayi.
* Orang Majus diundang membawa persembahan.
* Orang berdosa dan orang percaya diundang untuk sujud menyembah.
### 2. Sang Komponis: Henry Thomas Smart (1867)
Selama beberapa dekade, lirik karya Montgomery dinyanyikan dengan berbagai irama yang berbeda. Namun, melodi yang kita kenal sekarangβyang dikenal dengan nama nada **"Regent Square"**βditulis oleh **Henry Thomas Smart** pada tahun 1867.
Henry Thomas Smart adalah seorang organis dan komponis berbakat asal London. Ironisnya, Smart adalah seorang tunanetra (buta) pada masa akhir hidupnya, namun hal itu tidak menghalangi kreativitasnya. Ia diminta untuk menulis nada baru untuk lirik Montgomery guna diterbitkan dalam kumpulan nyanyian gereja *Psalms and Hymns for Divine Worship*.
Nama "Regent Square" sendiri diambil dari nama gereja tempat Smart melayani sebagai organis, yaitu *Regent Square Presbyterian Church* di London. Melodi yang diciptakan Smart sangat megah, bersemangat, dan memiliki ritme yang sangat cocok dengan tema pujian surgawi yang tertulis dalam lirik Montgomery.
### 3. Makna di Balik Lagu
"Angels, from the Realms of Glory" dianggap sebagai lagu "undangan" Natal. Jika lagu Natal lain seperti *Silent Night* bersifat kontemplatif dan tenang, lagu ini justru bersifat **proklamasi atau deklarasi**.
Poin-poin penting dalam liriknya:
* **Hierarki Surgawi:** Lagu ini memulai dengan pemandangan surgawi (malaikat), lalu turun ke bumi (gembala dan Majus).
* **Inkarnasi:** Liriknya menekankan bahwa Allah yang tak terbatas telah datang ke dalam keterbatasan manusia.
* **Respons Umat:** Bagian refrain (yang ditambahkan kemudian oleh penyusun buku nyanyian gereja) merupakan inti dari seluruh lagu: *"Sembah sujudlah, sembah sujudlah, sujudlah pada Kristus, Raja yang mulia!"*
### Warisan
Kombinasi antara lirik James Montgomery yang puitis dan teologis dengan melodi "Regent Square" karya Henry Smart telah menjadikan lagu ini salah satu kidung Natal paling ikonik di dunia. Sejak pertama kali dipadukan pada tahun 1867, lagu ini hampir tidak pernah absen dalam perayaan Natal di seluruh dunia, dinyanyikan dalam berbagai bahasa, termasuk bahasa Indonesia, sebagai seruan untuk merayakan kedatangan Sang Mesias.
Berikut adalah detail kisah di balik lagu tersebut:
### 1. Sang Penulis Lirik: James Montgomery (1816)
Lirik lagu ini ditulis oleh **James Montgomery** (1771β1854), seorang penyair asal Inggris. Kisah hidupnya cukup dramatis: ia lahir dari orang tua misionaris Moravia yang meninggal di Hindia Barat (Karibia) saat ia masih kecil. Montgomery tumbuh besar di sekolah asrama dan sempat mengalami masa-masa sulit, bahkan pernah dipenjara dua kali karena tulisannya yang dianggap kritis terhadap pemerintah saat itu.
Namun, ia kemudian menemukan kedamaian dalam iman Kristen dan menjadi seorang editor surat kabar serta penulis lagu rohani yang sangat produktif.
Pada **24 Desember 1816**, Montgomery menerbitkan sebuah puisi di surat kabarnya, *The Sheffield Iris*. Puisi tersebut ia beri judul *"Nativity"* (Kelahiran). Ia ingin menciptakan sebuah lagu yang merangkum seluruh kisah Natalβmulai dari para malaikat, para gembala, orang Majus, hingga seluruh ciptaanβdan mengundang mereka semua untuk memuliakan Yesus.
Liriknya dirancang untuk menjadi sebuah undangan universal:
* Malaikat diundang memuji.
* Gembala diundang meninggalkan kawanan domba untuk melihat Sang Bayi.
* Orang Majus diundang membawa persembahan.
* Orang berdosa dan orang percaya diundang untuk sujud menyembah.
### 2. Sang Komponis: Henry Thomas Smart (1867)
Selama beberapa dekade, lirik karya Montgomery dinyanyikan dengan berbagai irama yang berbeda. Namun, melodi yang kita kenal sekarangβyang dikenal dengan nama nada **"Regent Square"**βditulis oleh **Henry Thomas Smart** pada tahun 1867.
Henry Thomas Smart adalah seorang organis dan komponis berbakat asal London. Ironisnya, Smart adalah seorang tunanetra (buta) pada masa akhir hidupnya, namun hal itu tidak menghalangi kreativitasnya. Ia diminta untuk menulis nada baru untuk lirik Montgomery guna diterbitkan dalam kumpulan nyanyian gereja *Psalms and Hymns for Divine Worship*.
Nama "Regent Square" sendiri diambil dari nama gereja tempat Smart melayani sebagai organis, yaitu *Regent Square Presbyterian Church* di London. Melodi yang diciptakan Smart sangat megah, bersemangat, dan memiliki ritme yang sangat cocok dengan tema pujian surgawi yang tertulis dalam lirik Montgomery.
### 3. Makna di Balik Lagu
"Angels, from the Realms of Glory" dianggap sebagai lagu "undangan" Natal. Jika lagu Natal lain seperti *Silent Night* bersifat kontemplatif dan tenang, lagu ini justru bersifat **proklamasi atau deklarasi**.
Poin-poin penting dalam liriknya:
* **Hierarki Surgawi:** Lagu ini memulai dengan pemandangan surgawi (malaikat), lalu turun ke bumi (gembala dan Majus).
* **Inkarnasi:** Liriknya menekankan bahwa Allah yang tak terbatas telah datang ke dalam keterbatasan manusia.
* **Respons Umat:** Bagian refrain (yang ditambahkan kemudian oleh penyusun buku nyanyian gereja) merupakan inti dari seluruh lagu: *"Sembah sujudlah, sembah sujudlah, sujudlah pada Kristus, Raja yang mulia!"*
### Warisan
Kombinasi antara lirik James Montgomery yang puitis dan teologis dengan melodi "Regent Square" karya Henry Smart telah menjadikan lagu ini salah satu kidung Natal paling ikonik di dunia. Sejak pertama kali dipadukan pada tahun 1867, lagu ini hampir tidak pernah absen dalam perayaan Natal di seluruh dunia, dinyanyikan dalam berbagai bahasa, termasuk bahasa Indonesia, sebagai seruan untuk merayakan kedatangan Sang Mesias.
Narasi dari Wikipedia/AI β sebagian informasi mungkin perlu verifikasi lebih lanjut.
Cross Reference
MK 32, NKI 39, NP 46, KPPK 92
92
Hai, Malaikat dari Sorga
32
Hai malaikat dari sorga
39
Hai Malaikat Dari Surga
46
Hai Malaikat dari Surga
92
Malam Kudus
93
Tumbuhlah Tunas Baru
94
Hai Kota Mungil Betlehem
95
Gembala Waktu Malam G'lap
95
Gembala Waktu Malam G'lap
96
Di Malam Sunyi Bergema
98
Jauh Dari Sorga Datangku
99
Gita Sorga Bergema
100
Muliakanlah
101
Alam Raya Berkumandang
102
Di Dalam Palungan
103
Dengarlah Kidung
104
Hai Dengar Tembang Malaikat
105
Ya Anak Kecil
106
Bernyanyilah Merdu
107
Terbitlah dalam Kegelapan
108
Takhta Mulia di Tempat Baka
109
Hai Mari, Berhimpun
110
Di Betlehem T'lah Lahir Seorang Putera
111
Di Palungan Dibaringkan
112
Anak Maria dalam Palungan
113
Dalam Kota Raja Daud
114
Mari, Lihatlah Semua
115
Berlutut di PalunganMu
116
Yang Dipuji Kaum Gembala
117
Hai Anak Semua
118
Sungguh Mulia
119
Hai Dunia, Gembiralah
120
Hai, Siarkan di Gunung
121
Dunia Kedinginan
122
Anak yang Dijanji
123
S'lamat, S'lamat Datang
124
Siapakah Yang Menerima
125
Lahir Kristus di Dunia
126
Tiap Tahun Kembali
127
Kandang Domba Itu RumahNya