KK
'Ku Ingin Selalu Dekat Padamu
Take Hold Of My Hand
523
Nomor
Do=Es
Nada Dasar
Kode
KK 523
Buku
Kidung Keesaan
Tematik
Hidup Dalam Tuntunan Tuhan
Nada Dasar
Do=Es
Ketukan
3/4 ketuk
Metronom
90
Jumlah Bait
2 bait
Style
ChristmasWaltz
Pencipta Lagu
William Elmo Mercer (1958)
Pencipta Syair
William Elmo Mercer (1958)
Penerjemah
Kristianto Pudjo Nugroho (1928)
Cross Ref.
PKJ 258, NKB 189 , GB 215
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik
2 bait
1
ëKu ingin selalu dekat padaMu,
mengiring Tuhan tiada jemu.
Bila Kaupimpin jalan hidupku,
tidak ëku takut ëkan sígala setíru.
Reff
O Jurusílamat, pegang tanganku:
bimbinganMu itu ëku perlu.
Bíri pertolongan kuat kuasaMu.
O Tuhan Yesus, pegang tanganku!
2
Gelap perjalanan yang aku tempuh,
namun teranglah dalam jiwaku.
Susah sengsara kini kudírita;
damai menanti di surga baka.
Partitur / Not
Klik untuk zoom
Partitur chord belum tersedia
Slide Lirik
3 slide
Kisah di Balik Lagu
Kisah mendalam di balik lagu rohani yang sangat menyentuh hati, "Ku Ingin Selalu Dekat Padamu" atau yang dalam judul aslinya berbahasa Inggris dikenal sebagai "Take Hold of My Hand", karya William Elmo Mercer.
Lagu ini bukan sekadar rangkaian kata dan melodi, melainkan sebuah refleksi jujur dari pengalaman pribadi yang menakutkan, yang kemudian diubah menjadi sebuah permohonan universal akan pertolongan ilahi.
### Sosok di Balik Melodi: William Elmo Mercer
William Elmo Mercer (sering disebut W. Elmo Mercer) adalah seorang komposer, penulis lagu, dan penerbit musik rohani Amerika yang produktif. Lahir pada tahun 1918 dan meninggal pada tahun 2003, Mercer dikenal luas dalam komunitas Southern Gospel karena kontribusinya yang tak terhitung jumlahnya. Ia menulis ratusan lagu rohani, banyak di antaranya menjadi himne klasik yang dinyanyikan di gereja-gereja di seluruh dunia. Gayanya sederhana, jujur, dan langsung menyentuh hati, seringkali berfokus pada pengalaman manusia tentang kerapuhan dan kebutuhan akan kasih serta bimbingan Tuhan.
### Malam yang Mengubah Segalanya: Kisah Inspirasi "Take Hold of My Hand"
Kisah di balik lagu ini terjadi pada suatu malam di **awal tahun 1950-an**. Mercer, seperti banyak seniman yang berdedikasi, seringkali bekerja hingga larut malam. Pada malam itu, ia sedang dalam perjalanan pulang setelah menyelesaikan pekerjaan atau mungkin setelah menghadiri sebuah acara musik.
Bayangkan situasinya: Malam sudah larut, jalanan sepi, dan rasa lelah yang menusuk mulai menyerang tubuhnya. Ia telah berjuang melawan kantuk sepanjang perjalanan, tetapi akhirnya, **kumbangan kelelahan mengambil alih**. William Elmo Mercer **tertidur sesaat di belakang kemudi mobilnya.**
Dalam sepersekian detik yang mengerikan itu, mobilnya mulai oleng, mungkin sedikit keluar jalur. Kengerian akan kecelakaan yang hampir terjadi menyentaknya terbangun. Detak jantungnya berpacu, adrenalin mengalir deras. Ia menyadari betapa rapuhnya ia tanpa pegangan, betapa mudahnya manusia tersesat atau jatuh ketika mencoba berdiri sendiri, bahkan dalam hal sesederhana mengemudi.
Di tengah ketakutan dan rasa syukur karena selamat, sebuah doa spontan melonjak dari lubuk hatinya. Ia tidak memikirkan kata-kata yang rumit atau teologi yang mendalam. Itu adalah permohonan yang murni dan tulus dari seorang pria yang baru saja merasakan betapa dekatnya ia dengan bahaya, dan betapa besarnya kebutuhannya akan kekuatan yang lebih besar dari dirinya sendiri.
Doa itu berbunyi: **"Take hold of my hand, Lord. Don't let me fall. I'm getting weary trying to stand all alone."** (Peganglah tanganku, Tuhan. Jangan biarkan aku jatuh. Aku mulai lelah mencoba berdiri sendiri.)
### Lahirnya Sebuah Lagu Abadi
Mercer segera menepi. Dengan hati yang masih berdebar, ia menyadari bahwa pengalaman yang baru saja ia alami adalah sesuatu yang harus ia bagikan. Di bawah cahaya redup dashboard atau mungkin lampu jalan, ia mulai menuliskan lirik dan nada yang mengalir deras, seolah-olah diturunkan langsung dari surga. Dalam waktu singkat, lagu "Take Hold of My Hand" telah lahir.
Lagu ini pertama kali diterbitkan pada tahun **1952**.
### Makna dan Dampak "Ku Ingin Selalu Dekat Padamu"
Sejak diterbitkan, lagu ini telah menyentuh jutaan jiwa di seluruh dunia, termasuk di Indonesia dengan judul terjemahannya, "Ku Ingin Selalu Dekat Padamu". Kisah nyata di baliknya memberikan kedalaman emosional yang luar biasa pada setiap baitnya:
* **Pengakuan Kerapuhan Manusia:** Lagu ini jujur mengakui bahwa kita sebagai manusia seringkali merasa lelah, rapuh, dan tidak mampu menghadapi cobaan hidup sendirian. Frasa "I'm getting weary trying to stand all alone" adalah cerminan universal dari perjuangan hidup.
* **Ketergantungan pada Ilahi:** Ini adalah seruan untuk bergantung sepenuhnya pada Tuhan. Permohonan "Take hold of my hand, Lord" bukanlah tanda kelemahan, melainkan kekuatan dari seseorang yang memahami bahwa pertolongan sejati datang dari atas.
* **Bimbingan dan Perlindungan:** Liriknya menggambarkan kerinduan akan bimbingan dan perlindungan Tuhan, terutama di saat-saat kegelapan, ketidakpastian, atau saat kita merasa akan jatuh.
* **Harapan dan Kedamaian:** Meskipun lahir dari momen ketakutan, lagu ini membawa pesan harapan dan kedamaian. Ia meyakinkan pendengarnya bahwa ketika kita menyerahkan kendali kepada Tuhan, kita akan menemukan kekuatan untuk melanjutkan perjalanan, dan tangan-Nya akan selalu membimbing kita.
Lagu ini telah menjadi himne penghiburan di saat duka, lagu penguatan di saat pergumulan, dan pengingat akan kesetiaan Tuhan dalam setiap aspek kehidupan. Kisah di balik "Take Hold of My Hand" adalah bukti bagaimana Tuhan dapat menggunakan momen ketakutan dan kelemahan manusia untuk menciptakan sebuah karya seni abadi yang terus memberkati dan menginspirasi generasi demi generasi.
Lagu ini bukan sekadar rangkaian kata dan melodi, melainkan sebuah refleksi jujur dari pengalaman pribadi yang menakutkan, yang kemudian diubah menjadi sebuah permohonan universal akan pertolongan ilahi.
### Sosok di Balik Melodi: William Elmo Mercer
William Elmo Mercer (sering disebut W. Elmo Mercer) adalah seorang komposer, penulis lagu, dan penerbit musik rohani Amerika yang produktif. Lahir pada tahun 1918 dan meninggal pada tahun 2003, Mercer dikenal luas dalam komunitas Southern Gospel karena kontribusinya yang tak terhitung jumlahnya. Ia menulis ratusan lagu rohani, banyak di antaranya menjadi himne klasik yang dinyanyikan di gereja-gereja di seluruh dunia. Gayanya sederhana, jujur, dan langsung menyentuh hati, seringkali berfokus pada pengalaman manusia tentang kerapuhan dan kebutuhan akan kasih serta bimbingan Tuhan.
### Malam yang Mengubah Segalanya: Kisah Inspirasi "Take Hold of My Hand"
Kisah di balik lagu ini terjadi pada suatu malam di **awal tahun 1950-an**. Mercer, seperti banyak seniman yang berdedikasi, seringkali bekerja hingga larut malam. Pada malam itu, ia sedang dalam perjalanan pulang setelah menyelesaikan pekerjaan atau mungkin setelah menghadiri sebuah acara musik.
Bayangkan situasinya: Malam sudah larut, jalanan sepi, dan rasa lelah yang menusuk mulai menyerang tubuhnya. Ia telah berjuang melawan kantuk sepanjang perjalanan, tetapi akhirnya, **kumbangan kelelahan mengambil alih**. William Elmo Mercer **tertidur sesaat di belakang kemudi mobilnya.**
Dalam sepersekian detik yang mengerikan itu, mobilnya mulai oleng, mungkin sedikit keluar jalur. Kengerian akan kecelakaan yang hampir terjadi menyentaknya terbangun. Detak jantungnya berpacu, adrenalin mengalir deras. Ia menyadari betapa rapuhnya ia tanpa pegangan, betapa mudahnya manusia tersesat atau jatuh ketika mencoba berdiri sendiri, bahkan dalam hal sesederhana mengemudi.
Di tengah ketakutan dan rasa syukur karena selamat, sebuah doa spontan melonjak dari lubuk hatinya. Ia tidak memikirkan kata-kata yang rumit atau teologi yang mendalam. Itu adalah permohonan yang murni dan tulus dari seorang pria yang baru saja merasakan betapa dekatnya ia dengan bahaya, dan betapa besarnya kebutuhannya akan kekuatan yang lebih besar dari dirinya sendiri.
Doa itu berbunyi: **"Take hold of my hand, Lord. Don't let me fall. I'm getting weary trying to stand all alone."** (Peganglah tanganku, Tuhan. Jangan biarkan aku jatuh. Aku mulai lelah mencoba berdiri sendiri.)
### Lahirnya Sebuah Lagu Abadi
Mercer segera menepi. Dengan hati yang masih berdebar, ia menyadari bahwa pengalaman yang baru saja ia alami adalah sesuatu yang harus ia bagikan. Di bawah cahaya redup dashboard atau mungkin lampu jalan, ia mulai menuliskan lirik dan nada yang mengalir deras, seolah-olah diturunkan langsung dari surga. Dalam waktu singkat, lagu "Take Hold of My Hand" telah lahir.
Lagu ini pertama kali diterbitkan pada tahun **1952**.
### Makna dan Dampak "Ku Ingin Selalu Dekat Padamu"
Sejak diterbitkan, lagu ini telah menyentuh jutaan jiwa di seluruh dunia, termasuk di Indonesia dengan judul terjemahannya, "Ku Ingin Selalu Dekat Padamu". Kisah nyata di baliknya memberikan kedalaman emosional yang luar biasa pada setiap baitnya:
* **Pengakuan Kerapuhan Manusia:** Lagu ini jujur mengakui bahwa kita sebagai manusia seringkali merasa lelah, rapuh, dan tidak mampu menghadapi cobaan hidup sendirian. Frasa "I'm getting weary trying to stand all alone" adalah cerminan universal dari perjuangan hidup.
* **Ketergantungan pada Ilahi:** Ini adalah seruan untuk bergantung sepenuhnya pada Tuhan. Permohonan "Take hold of my hand, Lord" bukanlah tanda kelemahan, melainkan kekuatan dari seseorang yang memahami bahwa pertolongan sejati datang dari atas.
* **Bimbingan dan Perlindungan:** Liriknya menggambarkan kerinduan akan bimbingan dan perlindungan Tuhan, terutama di saat-saat kegelapan, ketidakpastian, atau saat kita merasa akan jatuh.
* **Harapan dan Kedamaian:** Meskipun lahir dari momen ketakutan, lagu ini membawa pesan harapan dan kedamaian. Ia meyakinkan pendengarnya bahwa ketika kita menyerahkan kendali kepada Tuhan, kita akan menemukan kekuatan untuk melanjutkan perjalanan, dan tangan-Nya akan selalu membimbing kita.
Lagu ini telah menjadi himne penghiburan di saat duka, lagu penguatan di saat pergumulan, dan pengingat akan kesetiaan Tuhan dalam setiap aspek kehidupan. Kisah di balik "Take Hold of My Hand" adalah bukti bagaimana Tuhan dapat menggunakan momen ketakutan dan kelemahan manusia untuk menciptakan sebuah karya seni abadi yang terus memberkati dan menginspirasi generasi demi generasi.
Narasi dari Wikipedia/AI — sebagian informasi mungkin perlu verifikasi lebih lanjut.
Cross Reference
PKJ 258, NKB 189 , GB 215
215
Ku Ingin Selalu Dekat Padamu
189
Pegang Tanganku
258
'Ku Ingin Selalu Dekat PadaMu
Tema :
Hidup Dalam Tuntunan Tuhan
503
Bersama Yesus 'Ku Tetap Teguh
504
Adalah Seorang Menaburkan Benih
505
Bagai Kapal Yang Berlayar
506
Baht'ra Yang Dipandu Yesus
507
Berkilat Halilintar
508
Bintang Pandanganku
509
Di Dalam Suka
510
Di Jalanku Diiringi
511
Gembala Baik Bersuling Nan Merdu
512
Gembalaku Allah
513
Gembalaku Tuhan!
514
Andaikan Kasihmu Tidak Merangkulku
515
Hai, Jangan Sendirian
516
Hanya Tuhan Sumber Hikmat
517
Hujan Berkat 'Kan Tercurah
518
Janganlah Takut
519
Kasih Tuhanku
520
'Kau Perkasa, 'Ku Lemah
521
Kaulah, Ya Tuhan, Surya Hidupku
522
Kidung Yang Merdu Di Hatiku
524
Kudaki Jalan Mulia
525
Kuperlukan Jurus'lamat
526
Makin Dekat, Tuhan
527
Seindah Siang Disinari Terang
528
Sejahtera Tuhan
529
Seperti Wanita Di Pinggir Sumur
530
Serahkan Pada Tuhan
531
Serahkanlah Segala Kuatirmu
532
Tak 'Ku Tahu 'Kan Hari Esok
533
Tenanglah Kini Hatiku
534
Tersembunyi Ujung Jalan
535
Tiap Langkahku
536
Tolong Aku, Tuhan
537
Tenteramlah, Hai Jiwaku
538
Tuhan, 'Kau Gembala Kami
539
Tuhan, Pimpin Anakmu
540
Tuhan Sambut Jiwaku
541
Tuhan Yesus Sahabatku
542
Tuntun Aku, Tuhan Allah
543
Ya Cah'ya Kasih, Jalanku Kelam
544
Ya Tuhan, Bimbing Aku
545
Yesus Kristus Kehidupan Dunia
546
Yesus Sayang Padaku