Bekasi, Cikarang & Karawang
161
Nomor
Kode
NP 161
Buku
Nyanyian Pujian
Tematik
Pekerjaan Allah, Pimpinan dan Perlindungan
Metronom
0
Pencipta Lagu
Joseph Barnby
Pencipta Syair
Sabine Baring-Gould
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik 4 bait
1
Siang sudah lalu, Malam pun tiba, Langit warna ungu, Sunyi dunia.
2
Brilah perhentian Bagi yang lesu, Dan berkati, Tuhan, Saat tidurku.
3
Suruh malaikatMu, Spanjang malam glap, Trus melindungiku Slama ku lelap.
4
Esok pagi moga Aku bangunlah, Murni, tanpa dosa Di mata Allah.
Partitur / Not
Partitur Chord NP 161
Klik untuk zoom

Partitur chord belum tersedia

Kisah di Balik Lagu
Lagu **"Siang Sudah Lalu"** (judul asli: *Now the Day Is Over*) adalah salah satu lagu pengantar tidur (*lullaby*) Kristen yang paling dicintai di dunia. Keindahan lagu ini terletak pada kesederhanaan liriknya yang menenangkan dan melodi yang lembut.

Berikut adalah kisah di balik terciptanya mahakarya ini:

### 1. Penulis Lirik: Sabine Baring-Gould (1865)
Lirik lagu ini ditulis oleh **Sabine Baring-Gould**, seorang pendeta Anglikan, novelis, dan pengumpul lagu rakyat asal Inggris. Ia menulis puisi ini pada tahun 1865 saat melayani di sebuah gereja di Horbury, Yorkshire.

**Konteks Penulisan:**
Ada sebuah cerita populer (meskipun sebagian sejarawan menganggapnya sebagai legenda) yang mengatakan bahwa Baring-Gould menulis lirik ini khusus untuk anak-anak di paroki tempat ia melayani. Ia ingin menciptakan lagu yang membantu anak-anak mengatasi ketakutan mereka akan kegelapan malam.

Namun, secara historis, Baring-Gould memang memiliki perhatian besar pada pendidikan anak. Ia menulis lirik ini dengan bahasa yang sangat sederhana namun puitis untuk menyampaikan pesan bahwa Tuhan menjaga mereka melalui malam, sehingga mereka tidak perlu takut pada kegelapan.

### 2. Komponis Musik: Joseph Barnby (1868)
Lirik tersebut kemudian ditemukan oleh **Joseph Barnby**, seorang organis dan komposer gerejawi terkemuka di Inggris. Barnby terpesona dengan lirik Baring-Gould dan memutuskan untuk menggubah musiknya pada tahun 1868.

Barnby memberi judul melodi tersebut **"EUDOXIA"**. Nama ini diambil dari bahasa Yunani yang berarti "hal yang baik" atau "berpikir baik". Melodinya sengaja dibuat lambat, tenang, dan memiliki struktur harmoni yang memberikan kesan damai, seolah-olah sedang meninabobokan seseorang untuk tidur.

### 3. Makna di Balik Lagu
Jika kita membedah liriknya, lagu ini bukan sekadar lagu pengantar tidur biasa, melainkan sebuah doa penyerahan diri:

* **"Siang sudah lalu, malam t'lah tiba":** Mengakui transisi alami dari kesibukan siang hari menuju ketenangan malam.
* **"Bayang-bayang gelap t'lah menyelimuti":** Mengakui bahwa dunia menjadi gelap dan mungkin menakutkan, namun ada perlindungan yang lebih besar.
* **Permohonan Penjagaan:** Fokus utama lagu ini adalah meminta perlindungan Tuhan bagi mereka yang lemah, sakit, dan anak-anak yang takut dalam gelap. Ini mencerminkan kasih Tuhan yang bersifat "menjaga" (seperti gembala yang menjaga dombanya).

### 4. Mengapa Lagu Ini Begitu Bertahan?
Lagu ini bertahan melampaui zaman karena beberapa alasan:
1. **Universalitas:** Lagu ini tidak menggunakan teologi yang rumit, melainkan perasaan manusiawi yang universal: rasa takut akan kegelapan dan keinginan untuk merasa aman sebelum memejamkan mata.
2. **Harmonisasi:** Gubahan Joseph Barnby sangat khas dengan gaya musik gerejawi Inggris abad ke-19 yang sangat emosional dan menenangkan.
3. **Transisi ke Indonesia:** Di Indonesia, lagu ini menjadi sangat akrab di kalangan gereja dan sekolah-sekolah Kristen melalui buku nyanyian seperti *Kidung Jemaat* (KJ 319). Terjemahannya yang sangat puitis membuatnya tetap relevan dinyanyikan hingga saat ini sebagai lagu penutup ibadah malam atau lagu sebelum tidur.

### Kesimpulan
Kisah *Now the Day Is Over* adalah kisah tentang dua orang priaβ€”seorang pendeta yang memahami ketakutan anak-anak dan seorang komposer yang mampu menerjemahkan perasaan damai ke dalam nada. Lagu ini menjadi pengingat bahwa meskipun hari telah berakhir dan kegelapan datang, seseorang tidak perlu merasa sendirian karena ada "perlindungan" yang menaungi mereka sepanjang malam hingga fajar tiba.

Narasi dari Wikipedia/AI β€” sebagian informasi mungkin perlu verifikasi lebih lanjut.