KJ
Gembala Waktu Malam G'lap
While Shepherds Watched Their Flocks
95
Nomor
Kode
KJ 95b
Buku
Kidung Jemaat
Tematik
Kelahiran Yesus dan Masa Natal
Metronom
0
Cross Ref.
MK 26a, NP 50, KPPK 115, NKI 46
Dengarkan di YouTube
Partitur / Not
Klik untuk zoom
Partitur chord belum tersedia
Slide Lirik
6 slide
Kisah di Balik Lagu
Kisah di balik lagu **"While Shepherds Watched Their Flocks"** (dalam bahasa Indonesia dikenal dengan judul **"Gembala Menjaga Dombanya"**) adalah sebuah perjalanan sejarah yang menggabungkan sastra Inggris klasik dengan tradisi musik gerejawi yang megah.
Berikut adalah detail kisah di balik lagu tersebut:
### 1. Penulis Lirik: Nahum Tate (1652β1715)
Lirik lagu ini ditulis oleh **Nahum Tate**, seorang penyair asal Irlandia yang kemudian menjabat sebagai *Poet Laureate* (penyair resmi kerajaan) Inggris.
* **Konteks Penulisan:** Lirik ini diterbitkan pada tahun **1700** dalam sebuah buku berjudul *A Supplement to the New Version of the Psalms*. Pada masa itu, Gereja Inggris (Church of England) hanya mengizinkan nyanyian Mazmur (pasal-pasal Alkitab yang dinyanyikan) untuk ibadah resmi. Nyanyian Natal atau "hymne" di luar Mazmur sebenarnya dilarang keras.
* **Keberanian Tate:** Nahum Tate berhasil menyelipkan lirik ini ke dalam buku pelengkap Mazmur. Karena isinya menceritakan ulang kisah kelahiran Yesus dari Injil Lukas 2:8β14, ia mengemasnya sebagai "Mazmur" agar bisa diterima oleh otoritas gereja saat itu. Inilah yang membuatnya menjadi salah satu lagu Natal tertua yang masih sering dinyanyikan di Inggris.
### 2. Komposer Musik: George Frideric Handel (1685β1759)
Nama George F. Handel sering dikaitkan dengan lagu ini, namun ada sedikit "miskonsepsi" sejarah yang menarik untuk diluruskan:
* **Bukan Komposisi Asli:** Handel tidak menulis melodi khusus untuk lirik Nahum Tate sejak awal. Lirik tersebut awalnya dinyanyikan dengan berbagai melodi tradisional Inggris.
* **Kaitan dengan Handel:** Melodi yang paling populer dan sering digunakan hingga saat ini, yang dikenal sebagai melodi **"Christmas"**, sebenarnya diambil dari adaptasi karya Handel, tepatnya dari opera-operanya. Melodi ini diadaptasi dari karya Handel berjudul *Siroe* (sebuah opera yang ditulis tahun 1728).
* **Aransemen:** Para komposer musik gereja di abad ke-19 mengambil motif musik dari opera Handel tersebut dan mencocokkannya dengan lirik Nahum Tate. Karena keindahan dan kemegahan gaya musik Handel yang sangat kental dengan suasana perayaan, lagu ini kemudian selamanya melekat dengan namanya.
### 3. Makna Lirik yang Mendalam
Lagu ini dianggap sangat spesial karena setia pada teks Alkitab (Lukas 2:8β14). Liriknya menggambarkan suasana:
1. **Ketakutan:** Para gembala yang tiba-tiba dikelilingi cahaya malaikat di tengah malam.
2. **Berita Sukacita:** Malaikat yang menenangkan mereka dan membawa kabar kelahiran Sang Juruselamat.
3. **Kemuliaan:** Penglihatan tentang tentara surgawi yang memuji Tuhan.
Berbeda dengan banyak lagu Natal lain yang bersifat emosional atau sentimental, lagu ini bernada **naratif dan agung**, mencerminkan kekaguman manusia di hadapan peristiwa ilahi yang terjadi di padang Efrata.
### 4. Mengapa Lagu Ini Begitu Penting?
* **Pelopor Nyanyian Natal:** Sebelum lagu ini populer, Natal lebih banyak dirayakan dengan cara yang suram atau sekadar ritual gerejawi yang kaku. *While Shepherds Watched Their Flocks* membantu mengubah persepsi masyarakat Inggris bahwa Natal adalah perayaan sukacita yang layak dirayakan dengan nyanyian yang meriah.
* **Warisan:** Lagu ini menjadi salah satu dari sedikit "hymne" Natal yang bertahan selama lebih dari 300 tahun tanpa kehilangan relevansinya. Di Inggris, lagu ini sering disebut sebagai "satu-satunya lagu Natal yang diizinkan" di gereja-gereja selama berabad-abad karena statusnya yang dianggap sebagai bagian dari kitab Mazmur.
### Kesimpulan
Jadi, **"Gembala Menjaga Dombanya"** adalah hasil kolaborasi lintas abad. **Nahum Tate** memberikan "jiwa" melalui puisi yang puitis dan setia pada Alkitab, sementara **George F. Handel** (melalui adaptasi karya operanya) memberikan "tubuh" berupa musik yang megah dan penuh wibawa. Hingga hari ini, lagu ini tetap menjadi simbol utama pengumuman kabar sukacita Natal kepada orang-orang sederhanaβpara gembalaβdi padang sunyi.
Berikut adalah detail kisah di balik lagu tersebut:
### 1. Penulis Lirik: Nahum Tate (1652β1715)
Lirik lagu ini ditulis oleh **Nahum Tate**, seorang penyair asal Irlandia yang kemudian menjabat sebagai *Poet Laureate* (penyair resmi kerajaan) Inggris.
* **Konteks Penulisan:** Lirik ini diterbitkan pada tahun **1700** dalam sebuah buku berjudul *A Supplement to the New Version of the Psalms*. Pada masa itu, Gereja Inggris (Church of England) hanya mengizinkan nyanyian Mazmur (pasal-pasal Alkitab yang dinyanyikan) untuk ibadah resmi. Nyanyian Natal atau "hymne" di luar Mazmur sebenarnya dilarang keras.
* **Keberanian Tate:** Nahum Tate berhasil menyelipkan lirik ini ke dalam buku pelengkap Mazmur. Karena isinya menceritakan ulang kisah kelahiran Yesus dari Injil Lukas 2:8β14, ia mengemasnya sebagai "Mazmur" agar bisa diterima oleh otoritas gereja saat itu. Inilah yang membuatnya menjadi salah satu lagu Natal tertua yang masih sering dinyanyikan di Inggris.
### 2. Komposer Musik: George Frideric Handel (1685β1759)
Nama George F. Handel sering dikaitkan dengan lagu ini, namun ada sedikit "miskonsepsi" sejarah yang menarik untuk diluruskan:
* **Bukan Komposisi Asli:** Handel tidak menulis melodi khusus untuk lirik Nahum Tate sejak awal. Lirik tersebut awalnya dinyanyikan dengan berbagai melodi tradisional Inggris.
* **Kaitan dengan Handel:** Melodi yang paling populer dan sering digunakan hingga saat ini, yang dikenal sebagai melodi **"Christmas"**, sebenarnya diambil dari adaptasi karya Handel, tepatnya dari opera-operanya. Melodi ini diadaptasi dari karya Handel berjudul *Siroe* (sebuah opera yang ditulis tahun 1728).
* **Aransemen:** Para komposer musik gereja di abad ke-19 mengambil motif musik dari opera Handel tersebut dan mencocokkannya dengan lirik Nahum Tate. Karena keindahan dan kemegahan gaya musik Handel yang sangat kental dengan suasana perayaan, lagu ini kemudian selamanya melekat dengan namanya.
### 3. Makna Lirik yang Mendalam
Lagu ini dianggap sangat spesial karena setia pada teks Alkitab (Lukas 2:8β14). Liriknya menggambarkan suasana:
1. **Ketakutan:** Para gembala yang tiba-tiba dikelilingi cahaya malaikat di tengah malam.
2. **Berita Sukacita:** Malaikat yang menenangkan mereka dan membawa kabar kelahiran Sang Juruselamat.
3. **Kemuliaan:** Penglihatan tentang tentara surgawi yang memuji Tuhan.
Berbeda dengan banyak lagu Natal lain yang bersifat emosional atau sentimental, lagu ini bernada **naratif dan agung**, mencerminkan kekaguman manusia di hadapan peristiwa ilahi yang terjadi di padang Efrata.
### 4. Mengapa Lagu Ini Begitu Penting?
* **Pelopor Nyanyian Natal:** Sebelum lagu ini populer, Natal lebih banyak dirayakan dengan cara yang suram atau sekadar ritual gerejawi yang kaku. *While Shepherds Watched Their Flocks* membantu mengubah persepsi masyarakat Inggris bahwa Natal adalah perayaan sukacita yang layak dirayakan dengan nyanyian yang meriah.
* **Warisan:** Lagu ini menjadi salah satu dari sedikit "hymne" Natal yang bertahan selama lebih dari 300 tahun tanpa kehilangan relevansinya. Di Inggris, lagu ini sering disebut sebagai "satu-satunya lagu Natal yang diizinkan" di gereja-gereja selama berabad-abad karena statusnya yang dianggap sebagai bagian dari kitab Mazmur.
### Kesimpulan
Jadi, **"Gembala Menjaga Dombanya"** adalah hasil kolaborasi lintas abad. **Nahum Tate** memberikan "jiwa" melalui puisi yang puitis dan setia pada Alkitab, sementara **George F. Handel** (melalui adaptasi karya operanya) memberikan "tubuh" berupa musik yang megah dan penuh wibawa. Hingga hari ini, lagu ini tetap menjadi simbol utama pengumuman kabar sukacita Natal kepada orang-orang sederhanaβpara gembalaβdi padang sunyi.
Narasi dari Wikipedia/AI β sebagian informasi mungkin perlu verifikasi lebih lanjut.
Cross Reference
MK 26a, NP 50, KPPK 115, NKI 46
115
Gembala Menjaga Dombanya
26
Gembala waktu malam g'lap
46
Pada Malam Gembala Jaga
50
Gembala Menjaga Dombanya
92
Malam Kudus
93
Tumbuhlah Tunas Baru
94
Hai Kota Mungil Betlehem
95
Gembala Waktu Malam G'lap
96
Di Malam Sunyi Bergema
97
Hai Malaikat Dari Sorga
98
Jauh Dari Sorga Datangku
99
Gita Sorga Bergema
100
Muliakanlah
101
Alam Raya Berkumandang
102
Di Dalam Palungan
103
Dengarlah Kidung
104
Hai Dengar Tembang Malaikat
105
Ya Anak Kecil
106
Bernyanyilah Merdu
107
Terbitlah dalam Kegelapan
108
Takhta Mulia di Tempat Baka
109
Hai Mari, Berhimpun
110
Di Betlehem T'lah Lahir Seorang Putera
111
Di Palungan Dibaringkan
112
Anak Maria dalam Palungan
113
Dalam Kota Raja Daud
114
Mari, Lihatlah Semua
115
Berlutut di PalunganMu
116
Yang Dipuji Kaum Gembala
117
Hai Anak Semua
118
Sungguh Mulia
119
Hai Dunia, Gembiralah
120
Hai, Siarkan di Gunung
121
Dunia Kedinginan
122
Anak yang Dijanji
123
S'lamat, S'lamat Datang
124
Siapakah Yang Menerima
125
Lahir Kristus di Dunia
126
Tiap Tahun Kembali
127
Kandang Domba Itu RumahNya