NP
Tuhan Yesus Bunga Bakung
The Lily of the Valley
316
Nomor
Kode
NP 316
Buku
Nyanyian Pujian
Tematik
Umat Allah, Kesaksian
Metronom
0
Pencipta Lagu
William S. Hays
Pencipta Syair
Charles W. Fry
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik
3 bait
1
Tuhan Yesus sahabatku, tiada bandingnya,
Hanya Dialah terindah bagiku;
Tuhan Yesus bunga bakung dari lembah-lembah;
Hanya Dialah menyucikan kalbu.
Penghibur dalam duka dan dalam derita,
Yang meringankan tiap tanggunganku;
Tuhan Yesus Bunga bakung dan Bintang fajar trang;
Hanya Dialah terindah bagiku
2
Tuhan Yesus yang menanggung segala dukaku,
Aku dikuatkan dalam godaan;
Aku tinggalkan semua, kuturut Tuhanku,
Yang membri sentosa dan perlindungan.
Dan jika ku digoda, dijauhkan dunia,
Bersama Yesus, teguhlah langkahku;
3
Tuhan Yesus senantiasa setia padaku,
Akan kujunjung tinggi kehendakNya;
DibuatNya benteng kokoh sekitar diriku,
Maka jiwaku damai sejahtera.
Dan bila klak kulihat wajahNya yang mulia,
Pasti ku bersukacita selalu;
Partitur / Not
Klik untuk zoom
Partitur chord belum tersedia
Kisah di Balik Lagu
Lagu **"Tuhan Yesus Bunga Bakung"** (judul asli bahasa Inggris: *The Lily of the Valley*) adalah salah satu himne yang sangat dicintai oleh umat Kristiani di seluruh dunia. Ada kisah menarik di balik lagu ini, terutama mengenai bagaimana lagu ini tercipta dan bagaimana lagu ini menjadi identitas bagi gerakan keagamaan tertentu.
Berikut adalah detail kisah di balik lagu tersebut:
### 1. Asal-Usul Melodi: "The Little Old Log Cabin in the Lane"
Banyak orang mengira lagu ini sejak awal diciptakan sebagai lagu rohani. Faktanya, melodinya berasal dari lagu sekuler.
Pada tahun 1871, seorang penulis lagu populer Amerika bernama **William Shakespeare Hays** menulis sebuah lagu berjudul *"The Little Old Log Cabin in the Lane"*. Lagu ini bercerita tentang nostalgia seorang pria tua yang mengenang masa lalunya di sebuah pondok kayu. Lagu ini menjadi sangat populer di Amerika pada masa itu dan sering dinyanyikan dalam berbagai acara.
### 2. Transformasi oleh Charles W. Fry
Sekitar tahun 1881, **Charles W. Fry**, seorang pemain musik dan pemimpin dalam **Balai Keselamatan (The Salvation Army)** di Inggris, mendengar melodi lagu tersebut.
Charles Fry adalah bagian dari keluarga musisi yang dikenal sebagai "Fry’s Salutation Army Band". Mereka sering menggunakan melodi populer yang sudah dikenal masyarakat luas, lalu mengganti liriknya dengan pesan Injil agar orang-orang lebih mudah menerima berita keselamatan.
Fry terinspirasi oleh ayat Alkitab dalam **Kidung Agung 2:1**, yang berbunyi: *"Bunga bakung di padang, bunga mawar di lembah."* Ia kemudian menulis lirik baru yang menggambarkan Yesus Kristus sebagai keindahan, penghiburan, dan sahabat sejati bagi jiwa yang haus.
### 3. Makna Liriknya
Lirik yang ditulis oleh Charles Fry mengubah nada nostalgia lagu aslinya menjadi sebuah deklarasi iman yang mendalam. Lagu ini menonjolkan beberapa poin teologis:
* **Yesus sebagai Sahabat:** Menggambarkan Yesus bukan sebagai sosok yang jauh, melainkan "Sahabat yang paling manis" (*The fairest of ten thousand to my soul*).
* **Penghiburan di Tengah Pencobaan:** Liriknya berbicara tentang kekuatan di masa susah dan pengharapan bagi mereka yang mengalami kesedihan.
* **Keindahan Spiritual:** Menggunakan metafora "Bunga Bakung di Lembah" dan "Bintang Fajar yang Terang" untuk menunjukkan bahwa di tengah lembah kehidupan yang gelap, Yesus adalah cahaya dan keharuman yang menenangkan.
### 4. Peran dalam Balai Keselamatan (Salvation Army)
Lagu ini menjadi semacam "lagu kebangsaan" tidak resmi bagi *Salvation Army* pada masa-masa awal pendiriannya. William Booth, pendiri *Salvation Army*, sangat mendukung penggunaan musik untuk menarik orang-orang yang belum percaya.
Karena iramanya yang sederhana, ceria, namun menyentuh hati, lagu ini menjadi sangat efektif digunakan dalam penginjilan di jalanan, di bar-bar, dan di pusat-pusat keramaian kota. Lagu ini membuat pesan Kristiani terasa akrab dan mudah diingat oleh rakyat jelata.
### 5. Mengapa Lagu Ini Begitu Bertahan?
Meskipun sudah berusia lebih dari 140 tahun, lagu ini tetap populer karena:
* **Kedekatan Emosional:** Menggambarkan hubungan pribadi antara manusia dan Tuhan.
* **Melodi yang Kuat:** Melodi asli dari William Hays memang sangat "catchy" atau mudah diingat, yang membuatnya abadi melewati zaman.
* **Pesan Universal:** Setiap orang di setiap generasi selalu membutuhkan "bunga bakung" atau penghiburan di saat mereka sedang berada di "lembah" kehidupan.
**Kesimpulan:**
Lagu "Tuhan Yesus Bunga Bakung" adalah contoh sempurna bagaimana sesuatu yang bersifat duniawi (lagu populer) bisa ditebus dan diubah menjadi sarana untuk memuliakan Tuhan. Ini adalah bukti nyata bahwa pesan kasih Yesus bisa masuk ke dalam setiap aspek kehidupan manusia, bahkan melalui melodi yang dulunya hanya sekadar lagu tentang pondok kayu tua.
Berikut adalah detail kisah di balik lagu tersebut:
### 1. Asal-Usul Melodi: "The Little Old Log Cabin in the Lane"
Banyak orang mengira lagu ini sejak awal diciptakan sebagai lagu rohani. Faktanya, melodinya berasal dari lagu sekuler.
Pada tahun 1871, seorang penulis lagu populer Amerika bernama **William Shakespeare Hays** menulis sebuah lagu berjudul *"The Little Old Log Cabin in the Lane"*. Lagu ini bercerita tentang nostalgia seorang pria tua yang mengenang masa lalunya di sebuah pondok kayu. Lagu ini menjadi sangat populer di Amerika pada masa itu dan sering dinyanyikan dalam berbagai acara.
### 2. Transformasi oleh Charles W. Fry
Sekitar tahun 1881, **Charles W. Fry**, seorang pemain musik dan pemimpin dalam **Balai Keselamatan (The Salvation Army)** di Inggris, mendengar melodi lagu tersebut.
Charles Fry adalah bagian dari keluarga musisi yang dikenal sebagai "Fry’s Salutation Army Band". Mereka sering menggunakan melodi populer yang sudah dikenal masyarakat luas, lalu mengganti liriknya dengan pesan Injil agar orang-orang lebih mudah menerima berita keselamatan.
Fry terinspirasi oleh ayat Alkitab dalam **Kidung Agung 2:1**, yang berbunyi: *"Bunga bakung di padang, bunga mawar di lembah."* Ia kemudian menulis lirik baru yang menggambarkan Yesus Kristus sebagai keindahan, penghiburan, dan sahabat sejati bagi jiwa yang haus.
### 3. Makna Liriknya
Lirik yang ditulis oleh Charles Fry mengubah nada nostalgia lagu aslinya menjadi sebuah deklarasi iman yang mendalam. Lagu ini menonjolkan beberapa poin teologis:
* **Yesus sebagai Sahabat:** Menggambarkan Yesus bukan sebagai sosok yang jauh, melainkan "Sahabat yang paling manis" (*The fairest of ten thousand to my soul*).
* **Penghiburan di Tengah Pencobaan:** Liriknya berbicara tentang kekuatan di masa susah dan pengharapan bagi mereka yang mengalami kesedihan.
* **Keindahan Spiritual:** Menggunakan metafora "Bunga Bakung di Lembah" dan "Bintang Fajar yang Terang" untuk menunjukkan bahwa di tengah lembah kehidupan yang gelap, Yesus adalah cahaya dan keharuman yang menenangkan.
### 4. Peran dalam Balai Keselamatan (Salvation Army)
Lagu ini menjadi semacam "lagu kebangsaan" tidak resmi bagi *Salvation Army* pada masa-masa awal pendiriannya. William Booth, pendiri *Salvation Army*, sangat mendukung penggunaan musik untuk menarik orang-orang yang belum percaya.
Karena iramanya yang sederhana, ceria, namun menyentuh hati, lagu ini menjadi sangat efektif digunakan dalam penginjilan di jalanan, di bar-bar, dan di pusat-pusat keramaian kota. Lagu ini membuat pesan Kristiani terasa akrab dan mudah diingat oleh rakyat jelata.
### 5. Mengapa Lagu Ini Begitu Bertahan?
Meskipun sudah berusia lebih dari 140 tahun, lagu ini tetap populer karena:
* **Kedekatan Emosional:** Menggambarkan hubungan pribadi antara manusia dan Tuhan.
* **Melodi yang Kuat:** Melodi asli dari William Hays memang sangat "catchy" atau mudah diingat, yang membuatnya abadi melewati zaman.
* **Pesan Universal:** Setiap orang di setiap generasi selalu membutuhkan "bunga bakung" atau penghiburan di saat mereka sedang berada di "lembah" kehidupan.
**Kesimpulan:**
Lagu "Tuhan Yesus Bunga Bakung" adalah contoh sempurna bagaimana sesuatu yang bersifat duniawi (lagu populer) bisa ditebus dan diubah menjadi sarana untuk memuliakan Tuhan. Ini adalah bukti nyata bahwa pesan kasih Yesus bisa masuk ke dalam setiap aspek kehidupan manusia, bahkan melalui melodi yang dulunya hanya sekadar lagu tentang pondok kayu tua.
Narasi dari Wikipedia/AI — sebagian informasi mungkin perlu verifikasi lebih lanjut.
Tema :
Umat Allah, Kesaksian
307
Kupandang Salib Yesus
308
Yesuslah Terang Dunia
309
Sang Tabib Agung
310
Juru S'lamat Pujaanku
311
Ku Suka Memb'ritakan S'lamat!
312
Ku Suka Memb'ritakan S'lamat
313
Damai Bagaikan Sungai
314
Damai yang Padaku
315
Karna Allah Cinta
317
Bukanlah Aku, Hanya Yesus Kristus
318
Kasih Tuhan Harapanku
319
Sahabatku, Ya Yesus
320
Padaku Ada Sahabat
321
Aku Gembira Yesus Kasih Padaku
322
S'karang Ku Milik Yesus
323
Menanglah Dalam Yesus
324
Dalam Nama Yesus
325
Sungguhlah Hidup Tuhanku
326
Haleluya
327
Tak Tersembunyi Kuasa Allah
328
Kupancarkan KeindahanMu
329
Muliakan NamaNya
330
Aku DiangkatNya
331
Ada Kisah Untuk Bangsa-Bangsa
332
O Nama Yesus nan Indah
333
Ku Bersandar PadaNya
334
Sejak Ku Ditebus
335
Dalam Taman