NP
Mari Bekerja S'karang
Work for the Night Is Coming
290
Nomor
Kode
NP 290
Buku
Nyanyian Pujian
Tematik
Umat Allah, Pelayanan dan Pengabdian
Metronom
0
Pencipta Lagu
Lowell Mason
Pencipta Syair
Annie L. Coghill
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik
3 bait
1
Mari bekerja skarang, Malam segra tiba;
Hari pun masih pagi, Janganlah lengah.
Tak lama lagi waktu, Hari segra siang;
Mari bekerja skarang, Nanti habis trang.
2
Mari bekerja skarang, Di hari trang bendrang;
Saat beristirahat, Pasti kan datang.
Tiap detik gunakan, Agar Tuhan senang;
Mari bekerja skarang, Nanti habis trang.
3
Mari bekerja skarang, Malam telah dekat;
Hari segra berakhir, Kerjalah giat.
Rajinlah isi waktu, Hari telah petang;
Mari bekerja skarang, Nanti habis trang.
Partitur / Not
Klik untuk zoom
Partitur chord belum tersedia
Slide Lirik
3 slide
Kisah di Balik Lagu
Lagu **"Work, for the Night Is Coming"** (dalam bahasa Indonesia diterjemahkan menjadi **"Mari Bekerja Sβkarang"** atau **"Mari Bekerja, Hari βLah Malam"**) adalah salah satu himne klasik yang memiliki pesan moral dan urgensi spiritual yang sangat kuat.
Berikut adalah detail kisah di balik penciptaan lagu ini:
### 1. Penulis Lirik: Annie Louisa Walker (Coghill)
Lirik lagu ini ditulis oleh seorang wanita asal Inggris bernama **Annie Louisa Walker** (kemudian dikenal sebagai **Annie L. Coghill**) pada tahun **1854**. Saat itu, Annie masih sangat muda, baru berusia sekitar 18 tahun.
Kisah di balik inspirasi liriknya sangat sederhana namun mendalam. Annie terinspirasi oleh sebuah kalimat yang pernah ia dengar atau baca tentang pentingnya memanfaatkan waktu sebelum masa tua atau ajal menjemput. Ia merasa bahwa kehidupan ini singkat, dan setiap orang memiliki tanggung jawab untuk melakukan kebaikan selagi masih ada kesempatan (masa muda/masa sehat).
Lirik aslinya terdiri dari tiga bait yang menekankan fase kehidupan manusia:
* **Pagi hari:** Masa muda yang penuh semangat untuk menabur kebaikan.
* **Siang hari:** Masa produktif di mana pekerjaan harus dilakukan dengan tekun.
* **Malam hari:** Masa ketika matahari terbenam (kematian) di mana tidak ada lagi pekerjaan yang bisa dilakukan.
### 2. Komposer Musik: Lowell Mason
Melodi yang paling dikenal di seluruh dunia untuk lirik ini diciptakan oleh **Lowell Mason** pada tahun **1864**. Mason adalah tokoh musik gereja yang sangat legendaris di Amerika Serikat pada abad ke-19.
Mason dikenal karena kemampuannya membuat melodi yang sederhana, namun memiliki bobot teologis dan emosional yang pas. Ia menulis musik untuk lirik Annie Walker sepuluh tahun setelah lirik tersebut diterbitkan. Kombinasi antara lirik yang bernada urgensi dengan melodi Mason yang ritmis dan mantap membuat lagu ini dengan cepat menjadi populer di sekolah-sekolah minggu, kebaktian, dan pertemuan-pertemuan kebangunan rohani.
### 3. Makna di Balik Lagu
Pesan utama dari lagu ini adalah **"Urgensi Kehidupan"**. Dalam tradisi Kristen, lagu ini sering dikaitkan dengan ayat Alkitab **Yohanes 9:4**: *"Kita harus mengerjakan pekerjaan Dia yang mengutus Aku, selama masih siang; akan datang malam, di mana tidak ada seorangpun yang dapat bekerja."*
* **"Malam"** dalam lagu ini adalah metafora untuk kematian atau akhir dari kesempatan untuk melayani Tuhan dan menolong sesama.
* Lagu ini bukan sekadar tentang bekerja mencari uang, melainkan tentang **pengabdian** dan **tanggung jawab moral**. Pesannya adalah: jangan menunda-nunda hal baik karena waktu terus berjalan dan tidak akan pernah kembali.
### 4. Dampak dan Penggunaan dalam Sejarah
* **Pendidikan:** Pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, lagu ini menjadi lagu wajib di banyak sekolah di Amerika dan Inggris. Tujuannya adalah untuk mendisiplinkan siswa agar menghargai waktu dan rajin dalam belajar.
* **Budaya Populer:** Lagu ini sering muncul dalam literatur klasik sebagai representasi etos kerja masyarakat era Victoria yang sangat menghargai kerja keras dan ketepatan waktu.
* **Di Indonesia:** Lagu ini sangat populer dalam buku nyanyian gerejawi seperti *Kidung Jemaat* (KJ 331) atau *Nyanyian Kidung Baru*. Melodinya yang semangat (sering dinyanyikan dengan tempo yang cukup cepat) selalu memberikan kesan dorongan untuk segera beraksi melakukan tugas.
### Ringkasan
Kisah di balik lagu ini adalah perpaduan antara **kesadaran seorang gadis muda akan kefanaan hidup** (Annie Walker) dan **kepiawaian seorang musisi untuk membungkus pesan tersebut ke dalam melodi yang abadi** (Lowell Mason). Hingga hari ini, lagu ini tetap relevan sebagai pengingat bagi siapa saja untuk tidak membuang-buang waktu dan segera melakukan hal-hal berarti selagi masih ada kesempatan.
Berikut adalah detail kisah di balik penciptaan lagu ini:
### 1. Penulis Lirik: Annie Louisa Walker (Coghill)
Lirik lagu ini ditulis oleh seorang wanita asal Inggris bernama **Annie Louisa Walker** (kemudian dikenal sebagai **Annie L. Coghill**) pada tahun **1854**. Saat itu, Annie masih sangat muda, baru berusia sekitar 18 tahun.
Kisah di balik inspirasi liriknya sangat sederhana namun mendalam. Annie terinspirasi oleh sebuah kalimat yang pernah ia dengar atau baca tentang pentingnya memanfaatkan waktu sebelum masa tua atau ajal menjemput. Ia merasa bahwa kehidupan ini singkat, dan setiap orang memiliki tanggung jawab untuk melakukan kebaikan selagi masih ada kesempatan (masa muda/masa sehat).
Lirik aslinya terdiri dari tiga bait yang menekankan fase kehidupan manusia:
* **Pagi hari:** Masa muda yang penuh semangat untuk menabur kebaikan.
* **Siang hari:** Masa produktif di mana pekerjaan harus dilakukan dengan tekun.
* **Malam hari:** Masa ketika matahari terbenam (kematian) di mana tidak ada lagi pekerjaan yang bisa dilakukan.
### 2. Komposer Musik: Lowell Mason
Melodi yang paling dikenal di seluruh dunia untuk lirik ini diciptakan oleh **Lowell Mason** pada tahun **1864**. Mason adalah tokoh musik gereja yang sangat legendaris di Amerika Serikat pada abad ke-19.
Mason dikenal karena kemampuannya membuat melodi yang sederhana, namun memiliki bobot teologis dan emosional yang pas. Ia menulis musik untuk lirik Annie Walker sepuluh tahun setelah lirik tersebut diterbitkan. Kombinasi antara lirik yang bernada urgensi dengan melodi Mason yang ritmis dan mantap membuat lagu ini dengan cepat menjadi populer di sekolah-sekolah minggu, kebaktian, dan pertemuan-pertemuan kebangunan rohani.
### 3. Makna di Balik Lagu
Pesan utama dari lagu ini adalah **"Urgensi Kehidupan"**. Dalam tradisi Kristen, lagu ini sering dikaitkan dengan ayat Alkitab **Yohanes 9:4**: *"Kita harus mengerjakan pekerjaan Dia yang mengutus Aku, selama masih siang; akan datang malam, di mana tidak ada seorangpun yang dapat bekerja."*
* **"Malam"** dalam lagu ini adalah metafora untuk kematian atau akhir dari kesempatan untuk melayani Tuhan dan menolong sesama.
* Lagu ini bukan sekadar tentang bekerja mencari uang, melainkan tentang **pengabdian** dan **tanggung jawab moral**. Pesannya adalah: jangan menunda-nunda hal baik karena waktu terus berjalan dan tidak akan pernah kembali.
### 4. Dampak dan Penggunaan dalam Sejarah
* **Pendidikan:** Pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, lagu ini menjadi lagu wajib di banyak sekolah di Amerika dan Inggris. Tujuannya adalah untuk mendisiplinkan siswa agar menghargai waktu dan rajin dalam belajar.
* **Budaya Populer:** Lagu ini sering muncul dalam literatur klasik sebagai representasi etos kerja masyarakat era Victoria yang sangat menghargai kerja keras dan ketepatan waktu.
* **Di Indonesia:** Lagu ini sangat populer dalam buku nyanyian gerejawi seperti *Kidung Jemaat* (KJ 331) atau *Nyanyian Kidung Baru*. Melodinya yang semangat (sering dinyanyikan dengan tempo yang cukup cepat) selalu memberikan kesan dorongan untuk segera beraksi melakukan tugas.
### Ringkasan
Kisah di balik lagu ini adalah perpaduan antara **kesadaran seorang gadis muda akan kefanaan hidup** (Annie Walker) dan **kepiawaian seorang musisi untuk membungkus pesan tersebut ke dalam melodi yang abadi** (Lowell Mason). Hingga hari ini, lagu ini tetap relevan sebagai pengingat bagi siapa saja untuk tidak membuang-buang waktu dan segera melakukan hal-hal berarti selagi masih ada kesempatan.
Narasi dari Wikipedia/AI β sebagian informasi mungkin perlu verifikasi lebih lanjut.
289
Hai Dengar Suara Yesus
291
Mari Kumpulkan
292
Antarkan, Masukkan
293
Ya, Tuhan T'lah Datang
294
Yang Kami Baktikan
295
Pimpinlah HambaMu
296
Jiwa Raga Kubaktikan
297
Jiwa Raga Kubaktikan
298
Berita Baik
299
B'ri yang Terbaik
300
Kau Sanggupkah? Tanya Jesus
301
Banyakkan Kasihku
302
Persembahan Hati
303
HambaMu Mohon Pimpinan
304
Kus'rahkan HidupKu Karnamu
305
Tuhan, BagiMu
306
Pikul Salib