Bekasi, Cikarang & Karawang
261
Nomor
Kode
KK 261
Buku
Kidung Keesaan
Tematik
Paskah
Metronom
0
Pencipta Lagu
Joachim Oudaens Psalter
Pencipta Syair
George Ratcliffe Woodward
Cross Ref.
PKJ 87, GB 173
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik 3 bait
1
Tírang Paskah berseri, tersingkir kesedihan: Sang Raja tersalib. Menang dengan gemilang! Andaikan Tuhanku tak dibangkitkan lagi, percuma imanku. Tetapi Dia bangkit Dia bangkit, Dia bangkit, Dia bangkit!
2
Harapanku teguh; kelak ëku bangkit pula diwaktu menderu seruan sangkakala.
3
Sang maut menyerah, tak lagi berkuasa, dan ëku bahagia, selamat karína Paskah.
Partitur / Not
Partitur Chord KK 261
Klik untuk zoom

Partitur chord belum tersedia

Slide Lirik 4 slide
Slide 1 — KK 261 1
Slide 2 — KK 261 2
Slide 3 — KK 261 3
Slide 4 — KK 261 4
Kisah di Balik Lagu
Kisah di balik lagu **"This Joyful Eastertide"** (dikenal dalam bahasa Indonesia sebagai *"Trang Paskah Berseri"*) adalah sebuah perjalanan lintas budaya, lintas abad, dan pertemuan antara puisi Belanda dengan melodi rakyat Inggris yang ikonik.

Berikut adalah detail kisah di balik lagu pujian Paskah yang sangat dicintai ini:

### 1. Penulis Lirik: Joachim Oudaen (1628–1692)
Lirik asli lagu ini ditulis dalam bahasa Belanda oleh **Joachim Oudaen**, seorang penyair, dramawan, dan teolog asal Belanda pada abad ke-17. Oudaen menulis puisi ini sebagai bagian dari kumpulan karya rohaninya yang berjudul *David’s Psalmen, Lofzangen, en Geestelijke Liederen* (Mazmur, Puji-pujian, dan Lagu Rohani Daud) yang diterbitkan pada tahun **1685**.

Pada masanya, Oudaen dikenal sebagai tokoh yang cukup kontroversial dalam dunia teologi Belanda karena pandangannya yang liberal, namun karya puisinya tetap diakui memiliki keindahan sastra yang tinggi. Lirik aslinya dalam bahasa Belanda berjudul *"Hoe groot de vruchten zijn"*.

### 2. Penemuan Kembali oleh George Ratcliffe Woodward (1848–1934)
Selama lebih dari dua abad, lagu ini tidak terlalu dikenal di dunia internasional. Tokoh yang "menyelamatkan" dan mempopulerkan lagu ini adalah **Rev. George Ratcliffe Woodward**, seorang pendeta Anglikan dan pakar musik gerejawi Inggris.

Woodward adalah seorang kolektor lagu-lagu kuno (terutama lagu-lagu dari abad pertengahan dan masa Renaisans). Pada tahun **1894**, dalam bukunya yang berjudul *Carols for Eastertide*, Woodward menerjemahkan puisi Oudaen ke dalam bahasa Inggris. Terjemahannya bukan sekadar terjemahan harfiah, melainkan adaptasi puitis yang mempertahankan semangat sukacita Paskah.

### 3. Melodi: "Vruechten"
Keindahan utama lagu ini terletak pada melodinya yang sangat ceria dan "bernyanyi". Melodi ini berasal dari kumpulan lagu rakyat Belanda berjudul ***David's Psalmen*** (1685), yang juga memuat lirik Oudaen. Melodi ini dikenal dengan nama **"Vruechten"** (yang berarti "buah-buahan").

Melodi ini memiliki karakter *triumphant* (kemenangan) dan semangat yang sangat khas musik rakyat Eropa Utara. Ketika digabungkan dengan lirik Woodward, terciptalah perpaduan yang sangat kuat: melodi yang memberikan perasaan "kebangkitan" dan lirik yang menceritakan tentang kemenangan Kristus atas maut.

### 4. Harmonisasi Charles Wood
Meskipun melodi dan liriknya sudah kuat, versi yang sering kita dengar di gereja-gereja saat ini (termasuk aransemen paduan suara yang megah) banyak dipengaruhi oleh harmonisasi yang dibuat oleh **Charles Wood** (1866–1926). Wood adalah seorang komposer Irlandia yang bekerja sama dengan Woodward dalam banyak proyek musik gerejawi. Harmonisasi Wood memberikan sentuhan musik klasik yang elegan namun tetap mempertahankan nuansa rakyat yang sederhana.

### 5. Makna di Balik Lirik
Secara teologis, *This Joyful Eastertide* sangat fokus pada **kemenangan dan pengharapan**.
* **Stanza pertama:** Berbicara tentang bagaimana kesedihan dan maut telah dikalahkan oleh Kristus yang bangkit.
* **Stanza kedua:** Menggambarkan luka-luka Kristus (stigmata) yang justru menjadi sumber kemuliaan dan "tanda" kemenangan bagi orang percaya.
* **Stanza ketiga:** Berbicara tentang pengharapan akan kebangkitan kita sendiri bersama Kristus ("karena Roh-Nya hidup di dalam kita").

### Mengapa lagu ini begitu istimewa?
Lagu ini tetap relevan selama berabad-abad karena:
1. **Melodi yang "Catchy":** Melodi *Vruechten* memiliki irama yang mengundang jemaat untuk ikut bernyanyi dengan penuh semangat, berbeda dengan lagu-lagu Paskah yang seringkali terasa sangat formal atau lambat.
2. **Sederhana namun Mendalam:** Liriknya tidak rumit, namun mampu merangkum teologi Paskah yang dalam—dari salib menuju kebangkitan—dalam bait-bait yang mudah diingat.

Di Indonesia, lagu ini menjadi salah satu lagu wajib di banyak gereja pada Minggu Paskah karena melodi "Trang Paskah Berseri" mampu membangkitkan suasana sukacita yang meluap-luap sesuai dengan tema kemenangannya.

Narasi dari Wikipedia/AI — sebagian informasi mungkin perlu verifikasi lebih lanjut.