Bekasi, Cikarang & Karawang
252
Nomor
Kode
KK 252
Buku
Kidung Keesaan
Tematik
Paskah
Metronom
0
Style
6-8Orchestral
Pencipta Lagu
Alfred Henry Ackley
Pencipta Syair
Alfred Henry Ackley
Penerjemah
Epafroditus Laurentius Pohan Shn (E.L. Pohan)
Cross Ref.
NKB 87, NKI 298, NP 325
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik 3 bait
1
Junjungan yang ëku pilih: Yesusku Penebus. Yang bangkit dari mati, berkuasa seterus. Kendati banyak orang mengejek, mencela, ëku ikut suaraNya, lembut mesra. Benar, benarlah hidup Yesusku. Bersamaku di jalanku, suara-Nya ku dengar. Benar, benarlah hidup Yesusku. Di mana Dia ku dengar? Di dalam hatiku!
2
Di mana, kapan saja KasihNya pun jelas. Di saat ëku gelisah dihibur ëku lekas. Di hujan, angin ribut, dipimpin langkahku, ëku yakin, kami nanti ëkan bertemu.
3
Menyanyilah umatNya, memuji Tuhanmu! Nyanyikan: Haleluya, agungkan Rajamu. Harapan bagi orang yang mau mencariNya, sebab Yesusmu hidup selamanya.
Partitur / Not
Partitur Chord KK 252
Klik untuk zoom

Partitur chord belum tersedia

Slide Lirik 4 slide
Slide 1 — KK 252 1
Slide 2 — KK 252 2
Slide 3 — KK 252 3
Slide 4 — KK 252 4
Kisah di Balik Lagu
Kisah di balik lagu **"Junjungan Yang Kupilih"** (judul asli bahasa Inggris: ***"He Lives!"***) yang ditulis oleh **Alfred Henry Ackley** pada tahun 1933 adalah sebuah cerita tentang pergulatan iman di tengah dunia yang skeptis.

Berikut adalah detail kisah di balik penciptaan lagu tersebut:

### 1. Latar Belakang: Tantangan Seorang Pemuda
Pada tahun 1930-an, Alfred Henry Ackley, seorang pendeta dan musisi berbakat, sering berinteraksi dengan anak-anak muda di gerejanya. Saat itu, paham ateisme dan skeptisisme sedang berkembang pesat. Banyak pemuda yang ia layani mulai mempertanyakan kebenaran Alkitab, terutama tentang kebangkitan Yesus Kristus.

Suatu hari, seorang pemuda datang kepadanya dengan sikap menantang. Pemuda itu bertanya dengan nada sinis:
> *"Mengapa kita harus terus percaya pada Yesus dari Nazaret? Mengapa kita harus mempedulikan orang yang sudah lama mati dan terkubur?"*

### 2. Jawaban Ackley
Ackley merasa sangat terpukul dengan pertanyaan tersebut. Ia menyadari bahwa baginya, Yesus bukanlah tokoh sejarah yang "mati", melainkan sosok yang hidup dan nyata dalam pengalamannya setiap hari.

Setelah pemuda itu pergi, Ackley tidak langsung menjawab dengan argumen intelektual yang rumit. Ia justru duduk di depan pianonya. Ia ingin membuktikan kepada pemuda itu (dan kepada dirinya sendiri) bahwa Yesus Kristus bukan sekadar tokoh masa lalu, melainkan Juruselamat yang hidup.

### 3. Proses Penciptaan
Dalam momen refleksi tersebut, Ackley berkata kepada dirinya sendiri, *"Dia hidup! Dia hidup! Mengapa aku harus meratap? Dia hidup!"*

Ide itu mengalir begitu cepat. Ia menulis lirik yang menegaskan bahwa bukti kebangkitan Yesus bukan ditemukan dalam artefak sejarah, melainkan dalam **perubahan hidup orang percaya**. Inilah inti dari lagu tersebut:

* **Bait 1:** Mengakui bahwa Yesus benar-benar bangkit.
* **Bait 2:** Mengakui bahwa kita tidak perlu mencari bukti kebangkitan di kuburan, melainkan di dalam hidup kita.
* **Refrein:** Menjadi pernyataan deklaratif yang paling terkenal: *"Dia hidup, Dia hidup, penebusku hidup!..."*

Ackley menulis lagu ini bukan sebagai tanggapan defensif, melainkan sebagai sebuah kesaksian pribadi yang penuh sukacita.

### 4. Pesan Utama Lagu
Lirik lagu ini menekankan bahwa bukti paling otentik dari kebangkitan Yesus adalah **pengalaman pribadi** orang percaya. Inilah bagian paling terkenal dalam liriknya:

> *"Kau tanya, siapa Yesus? Ku jawab: 'Ia hidup!'*
> *Di dalam hatiku Dia ada, bukti Dia hidup."*

Pesan ini sangat kuat karena mengalihkan fokus dari perdebatan intelektual tentang "apakah kuburan kosong itu nyata" ke arah "apakah Kristus nyata dalam hidupmu sekarang".

### 5. Warisan Lagu
Sejak pertama kali dipublikasikan pada tahun 1933 oleh *Rodeheaver Company*, lagu ini menjadi salah satu lagu Paskah yang paling dicintai di seluruh dunia. Lagu ini sering dinyanyikan dengan semangat yang meledak-ledak (upbeat) sebagai ungkapan kemenangan iman atas keraguan dunia.

**Kesimpulan:**
Kisah *He Lives!* adalah pengingat bahwa iman Kristen tidak berdiri di atas teori-teori filosofis, melainkan di atas relasi hidup dengan Pribadi yang bangkit. Alfred Henry Ackley berhasil mengubah sebuah pertanyaan skeptis yang tajam menjadi salah satu hymne paling inspiratif dalam sejarah kekristenan.

Narasi dari Wikipedia/AI — sebagian informasi mungkin perlu verifikasi lebih lanjut.