Bekasi, Cikarang & Karawang
165
Nomor
Kode
NKB 165
Buku
Nyanyikanlah Kidung Baru
Tematik
Penghiburan
Metronom
0
Pencipta Lagu
C.S. Kauffmann
Pencipta Syair
C.S. Kauffmann
Penerjemah
Tim Nyanyian GKI
Cross Ref.
GB 254
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik 4 bait
1
Maukah ‘kau jaya atas seteru, atas percobaan dalam hidupmu; dan melawan dosa yang menggodamu? Tinggal dalam Yesus yang menjagamu. Tinggal dalam Yesus, walau jalan g’lap; biar ‘kau bersama denganNya tetap. Di setiap waktu janganlah jemu; tinggal dalam Yesus yang menjagamu.
2
Hati yang gelisah amat tertekan, menantikan kabar, ringankan beban. ‘Kau pun dapat brikan damai yang penuh; tinggal dalam Yesus yang menjagamu. Tinggal dalam Yesus, walau jalan g’lap; biar ‘kau bersama denganNya tetap. Di setiap waktu janganlah jemu; tinggal dalam Yesus yang menjagamu.
3
Maukah ‘kau menjadi penerus berkat dan kasih sempurna ‘kau pegang erat? Biarlah Roh Kudus pimpin langkahmu; tinggal dalam Yesus yang menjagamu. Tinggal dalam Yesus, walau jalan g’lap; biar ‘kau bersama denganNya tetap. Di setiap waktu janganlah jemu; tinggal dalam Yesus yang menjagamu.
4
Ingin ‘Kau bersatu dengan Tuhanmu, tinggal besertaNya s’lama hidupmu; dan tetap berdoa tak kenal jemu? Tinggal dalam Yesus yang menjagamu. Tinggal dalam Yesus, walau jalan g’lap; biar ‘kau bersama denganNya tetap. Di setiap waktu janganlah jemu; tinggal dalam Yesus yang menjagamu.
Partitur / Not
Partitur Chord NKB 165
Klik untuk zoom

Partitur chord belum tersedia

Slide Lirik 5 slide
Slide 1 — NKB 165 1
Slide 2 — NKB 165 2
Slide 3 — NKB 165 3
Slide 4 — NKB 165 4
Slide 5 — NKB 165 5
Kisah di Balik Lagu
Lagu **"Maukah Kau Jaya Atas Seteru"** (atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan judul asli **"Keep in Touch with Jesus"**) adalah sebuah himne klasik yang sarat dengan pesan rohani tentang ketekunan iman.

Berikut adalah detail mengenai latar belakang dan kisah di balik lagu tersebut:

### 1. Sosok Penulis: C.S. Kauffmann
Tidak banyak catatan biografi yang sangat mendalam mengenai kehidupan pribadi C.S. Kauffmann dibandingkan dengan penulis himne besar lainnya seperti Isaac Watts atau Fanny Crosby. Namun, Kauffmann dikenal sebagai seorang penulis lagu rohani pada era kebangunan rohani (revivalist) di awal hingga pertengahan abad ke-20.

Karya-karyanya, termasuk *Keep in Touch with Jesus*, banyak digunakan dalam pertemuan-pertemuan doa dan kebaktian kebangunan rohani di Amerika Serikat. Fokus utama lagu-lagunya adalah **hubungan personal yang intim antara orang percaya dengan Yesus Kristus.**

### 2. Makna di Balik Judul "Keep in Touch with Jesus"
Secara harafiah, *Keep in Touch* berarti menjaga komunikasi atau tetap terhubung. Dalam konteks rohani, lagu ini lahir dari refleksi bahwa kehidupan Kristen bukanlah sebuah perjalanan yang bisa dilakukan dengan kekuatan diri sendiri.

* **Pesan Utama:** Dunia digambarkan sebagai tempat yang penuh dengan "seteru" atau tantangan (dosa, godaan, dan tekanan hidup). Penulis menekankan bahwa satu-satunya cara untuk memenangkan pertempuran rohani tersebut bukanlah dengan taktik manusiawi, melainkan dengan **tetap menjaga "koneksi" atau persekutuan yang konstan dengan Yesus.**
* **Metafora:** Lagu ini sering menggunakan bahasa metaforis tentang "berjalan di jalan yang sempit" dan kebutuhan akan bimbingan tangan Tuhan agar tidak tersesat atau jatuh ke dalam perangkap lawan.

### 3. Konteks Penggunaan dalam Ibadah
Lagu ini menjadi populer karena liriknya yang sederhana namun sangat aplikatif. Dalam berbagai tradisi gereja (khususnya gereja-gereja injili dan karismatik di Indonesia yang menerjemahkan lagu ini), lagu ini sering dinyanyikan sebagai:
* **Lagu Panggilan (Invitation Song):** Dinyanyikan di akhir kebaktian untuk mengajak jemaat menyerahkan pergumulan hidup mereka kepada Tuhan.
* **Lagu Penguatan:** Menjadi sarana pengingat bagi jemaat yang sedang mengalami masa-masa sulit atau "peperangan rohani" agar tidak putus asa.

### 4. Versi Bahasa Indonesia
Dalam versi bahasa Indonesia, liriknya diterjemahkan dengan sangat kuat untuk menangkap esensi pertempuran rohani:
> *"Maukah kau jaya atas seteru?*
> *Maukah kau menang dalam hidupmu?*
> *Tetaplah hubungan dengan Yesuslah,*
> *Maka kau menang, s’lamanya."*

Lirik ini menekankan bahwa "kejayaan" atau "kemenangan" bukan hasil dari usaha sendiri, melainkan hasil dari relasi yang terus-menerus (konstan) dengan Yesus.

### Kesimpulan
Kisah di balik lagu ini bukanlah peristiwa dramatis seperti tragedi atau mukjizat besar, melainkan sebuah **pengalaman spiritual yang universal.** C.S. Kauffmann menulis lagu ini untuk menjawab kerinduan orang Kristen yang merasa lelah menghadapi tantangan dunia.

Lagu ini tetap relevan hingga hari ini karena pesannya yang tak lekang oleh waktu: bahwa kunci kedamaian dan kemenangan dalam hidup adalah menjaga persekutuan yang intim dan tanpa putus dengan Yesus Kristus.

Narasi dari Wikipedia/AI — sebagian informasi mungkin perlu verifikasi lebih lanjut.