Bekasi, Cikarang & Karawang
178
Nomor
Kode
PKJ 178
Buku
Pelengkap Kidung Jemaat
Tematik
Pengutusan dan Berkat
Metronom
0
Pencipta Lagu
Gloria Gaither
Pencipta Syair
William J. Gaither
Cross Ref.
KK 736
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik 2 bait
1
Allah mengutus PutraNya Yesus, Maha Pengasih, Maha Tabib; Ia pun mati menebus kita, pusara kosong bukti kebangkitanNya. Kar’na Yesus hidup ada hari esok; kar’na Dia hidup ‘ku tak gentar, dan aku tahu hari esok di tanganNya dan hidupku berarti kar’na hidupNya.
2
Bila hidupku kelak berakhir, berakhir pula deritaku; maut ditaklukkan hidup abadi dan ‘ku disambut oleh Jurus’lamatku.
Partitur / Not
Partitur Chord PKJ 178
Klik untuk zoom

Partitur chord belum tersedia

Slide Lirik 3 slide
Slide 1 — PKJ 178 1
Slide 2 — PKJ 178 2
Slide 3 — PKJ 178 3
Kisah di Balik Lagu
Lagu **"Because He Lives"** (karena Dia Hidup) adalah salah satu lagu rohani Kristen yang paling ikonik di dunia. Kisah di balik lagu ini sangat menyentuh karena lahir dari momen kegelapan, ketakutan, dan keraguan yang mendalam yang dialami oleh **Bill dan Gloria Gaither**.

Berikut adalah detail kisah di balik lagu tersebut:

### 1. Latar Belakang: Masa-masa Kelam (Akhir 1960-an)
Pada akhir tahun 1960-an, Bill dan Gloria Gaither sedang berada di puncak karier musik rohani mereka. Namun, secara pribadi, mereka sedang menghadapi masa-masa yang sangat berat.

Saat itu, Amerika Serikat sedang berada dalam gejolak sosial: perang Vietnam berkecamuk, budaya narkoba sedang mewabah, dan ada ketidakpastian besar mengenai masa depan negara. Di tengah iklim sosial yang suram ini, Bill dan Gloria secara pribadi merasa sangat tertekan.

### 2. Kehamilan yang Penuh Ketakutan
Saat sedang mengalami tekanan mental tersebut, Gloria Gaither mengandung anak ketiga mereka. Dalam kondisi hamil, Gloria justru merasa sangat depresi dan cemas. Ia sering terbangun di malam hari, merenungkan dunia yang rusak dan bertanya-tanya, *"Dunia macam apa yang akan diwarisi oleh anak ini?"*

Ketakutan itu semakin diperparah oleh kondisi kesehatan Bill yang saat itu sedang mengalami sakit parah (mononukleosis/demam kelenjar) yang membuatnya harus beristirahat total selama berbulan-bulan.

### 3. Momen Pencerahan (Titik Balik)
Di tengah kehamilan dan kondisi kesehatan suaminya yang belum pulih, Gloria terus bergulat dengan pertanyaan apakah kehidupan layak dijalani di tengah dunia yang begitu kacau.

Suatu hari, saat Gloria sedang merenung, ia teringat pada janji kebangkitan Yesus Kristus. Ia menyadari bahwa kekristenan tidak didasarkan pada ketakutan terhadap masa depan atau kondisi dunia, melainkan pada fakta sejarah bahwa **Yesus telah bangkit dari kematian.**

Dalam pikirannya, muncul sebuah pemahaman mendalam: *Jika Yesus hidup, maka masa depan bukan lagi sesuatu yang harus ditakuti, melainkan sesuatu yang bisa dihadapi.*

### 4. Proses Penulisan
Dengan keyakinan baru tersebut, Gloria menulis liriknya. Ia merasa bahwa lagu ini adalah sebuah "jawaban" atas ketakutan pribadinya. Ia menuliskan baris yang menjadi inti lagu ini:

> *"Because He lives, I can face tomorrow;*
> *Because He lives, all fear is gone."*
> (Karena Dia hidup, aku bisa menghadapi hari esok; Karena Dia hidup, semua ketakutan telah lenyap.)

Bill Gaither kemudian menambahkan melodi yang sederhana namun kuat untuk melengkapi lirik tersebut. Lagu ini pertama kali diterbitkan pada tahun **1971**.

### 5. Pesan Utama
Lagu ini tidak ditulis dari tempat yang nyaman, melainkan dari "lembah" ketakutan. Pesan yang ingin disampaikan oleh Gaither adalah:
* **Masa depan tidak pasti, tapi Tuhan sudah ada di sana.**
* **Kebangkitan Kristus bukan hanya peristiwa masa lalu**, melainkan kekuatan yang memberikan keberanian kepada orang percaya untuk menjalani hidup hari ini.
* **Harapan yang teguh:** Bahwa karena Yesus hidup, kematian tidak lagi menjadi akhir, dan hidup memiliki tujuan.

### Dampak Lagu
Ketika dirilis, lagu ini langsung mendapatkan sambutan luar biasa. Pada tahun 1974, lagu ini memenangkan **GMA Dove Award untuk Song of the Year**. Hingga hari ini, "Because He Lives" telah diterjemahkan ke dalam puluhan bahasa di seluruh dunia (termasuk bahasa Indonesia sebagai "Allah Mengutus/Karena Dia Hidup") dan menjadi lagu wajib di hampir setiap perayaan Paskah di berbagai gereja di seluruh dunia.

Kisah di balik lagu ini mengajarkan kita bahwa **karya seni yang paling kuat sering kali lahir dari pergumulan iman yang paling jujur.**

Narasi dari Wikipedia/AI — sebagian informasi mungkin perlu verifikasi lebih lanjut.